Sabtu, 17 Februari 2018

Di Nganjuk, IPNU-IPPNU Selenggarakan Ceramah Kebangsaan

Nganjuk, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Di bulan yang penuh dengan rahmat ini IPNU-IPPNU Kabupaten Nganjuk berupaya mengisi dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Pada Senin (05/06) tidak kurang dari 500 kader pelajar NU se-Kabupaten Nganjuk tumpah ruah di Kantor NU Nganjuk, untuk mengikuti ceramah kebangsaan dan berbuka puasa bersama.?

Para kader pelajar NU yang datang berasal dari PAC, PR dan PK yang ada di Nganjuk. Agenda dilaksanakan juga bertepatan dengan penutupan rutinan khotmil qur’an yang istiqomah dilaksanakan kader IPNU-IPPNU sejak awal puasa kemarin.

Di Nganjuk, IPNU-IPPNU Selenggarakan Ceramah Kebangsaan (Sumber Gambar : Nu Online)
Di Nganjuk, IPNU-IPPNU Selenggarakan Ceramah Kebangsaan (Sumber Gambar : Nu Online)

Di Nganjuk, IPNU-IPPNU Selenggarakan Ceramah Kebangsaan

Agenda ceramah kebangsaan dimulai sejak pukul 16.00 WIB diisi langsung oleh Rais Syuriyah PCNU Nganjuk, KH Ali Musthofa Said. Ia menyampaikan pentingnya memupuk rasa nasionalisme, cinta tanah air dan peduli kemanusiaan yang sekarang mulai pudar di kalangan pelajar dan remaja.?

“Kita sekarang mengalami tantangan yang tidak mudah. Banyak kekuatan-kekuatan yang ingin menghancurkan Indonesia, baik dari dalam maupun dari luar. IPNU-IPPNU harus mampu menjadi garda depan dalam penanaman ideologi Ahlussunnah wal Jamaah dan cinta tanah air kepada pelajar dan remaja. IPNU-IPPNU harus jemput bola untuk pendirian komisariat IPNU-IPPNU,” tutur Kiai Ali dalam ceramahnya.

Ceramah kebangsaan berakhir setelah terdengar adzan maghrib. Peserta menikmati berbuka puasa bersama dengan cara santap konsumsi berhadap-hadapan ala pesantren. Sebelumnya peserta melaksanakan shalat maghrib terlebih dahulu.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Di sisi lain, lembaga sayap IPNU-IPPNU yakni CBP dan KPP juga tidak mau ketinggalan menyemarakkan buan Ramadhan. Pasukan elit IPNU-IPPNU ini turun ke jalan untuk membagikan takjil dari tempat satu ke tempat lain. Sabtu (03/05) kader korp pelajar NU memulai program turun ke jalan di lampu merah jalan Panglima Soedirman, Kota Nganjuk. Program ini akan dilaksanakan selama empat kali dengan harapan memberikan pendidikan kepada pasukan, untuk peduli sesama dan sebagai sumbangsih kecil korp untuk masyarakat.

“Dalam program ini kami mengajak seluruh dermawan yang berkenan untuk sama-sama berbagi di bulan suci. Program ini bekerja sama dengan Gemasaba Nganjuk dan membuka lebar-lebar donasi yang dapat kami salurkan lewat pembagian takjil kepada masyarakat,” ungkap Nizar selaku Komandan CBP IPNU.

Program-program Ramadhan lain yang juga dilakukan oleh IPNU-IPPNU Nganjuk adalah rutinan khataman khotmil qur’an, mengisi kegiatan Pondok Ramadhan di sekolah-sekolah dan konsolidasi pendirian PAC dan Komisariat IPNU-IPPNU. Red: Mukafi Niam?

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Pertandingan PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Menag Hadiri Silaturahim Warga NU Sedunia di Makkah

Makkah, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah?



Menteri Agama Lukman Hakim saifuddin bersama ribuan jemaah haji Indonesia menghadiri Silaturahim NU Sedunia di Mahbas Jin, Makkah. Silaturahim ini digelar oleh Pengurus Cabang Istimewa NU Arab Saudi.

Tampak hadir dalam silaturahim ini, KH Maemoen Zubair, KH Shalahuddin Wakhid, KH Agoes Ali Masyhuri, sejumlah Pengurus PBNU. Di hadapan ribuan warga Nahdliyyin yang hadir, Menag menegaskan kembali tentang komitmen dan kontribusi NU terhadap eksistensi NKRI.?

Menag Hadiri Silaturahim Warga NU Sedunia di Makkah (Sumber Gambar : Nu Online)
Menag Hadiri Silaturahim Warga NU Sedunia di Makkah (Sumber Gambar : Nu Online)

Menag Hadiri Silaturahim Warga NU Sedunia di Makkah

“NU sebagai jamiyah diniyyah islamiyyah dikenal paling besar komitmennya terhadap eksistensi NKRI karena ajaran yang dianutnya selama ini,” ujar Menag, Selasa (29/08) sebagaimana dilaporkan Kemenag.go.id.

Di tengah kompetisi yang semakin ketat, Menag menilai ajaran pendahulu NU sangat relevan sebagai pondasi dalam membangun peradaban bangsa dan dunia.?

“Nilai yang selama ini diajarkan pendahulu kita semakin relevan. Ajaran tasammuh, tawasuth, tawazun, dan i’tidal semakin dibutuhkan,” jelasnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sehubungan itu, Menag mengajak warga NU untuk terus aktif menebarkan Islam dengan kearifan. Menurutnya, dalam menebarkan nilai-nilai NU, Nahdliyyin jangan ikut tergoda melakukan tindakan yang justru bertolak belakang dengan nilai itu sendiri.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

“Menyebarkan ajaran Islam Nusantara tidak perlu dengan cara menyalah-nyalahkan paham atau ajaran lain yang berbeda dengan kita. Tebarkan ajaran itu sesuai nilai NU itu sendiri,” tandasnya.

Menag menyambut baik agenda tahunan yang diselenggarakan PCI NU Arab Saudi. Menurutnya, kegiatan ini positif. Selain karena temanya relevan dengan perkembangan zaman, yaitu meneguhkan NKRI, pertemuan ini memberi peluang warga NU untuk bersilaturahim dan mendengarkan tausiah dari para ulama. ?

“Alhamdulillah tadi dihadiri KH Maemoen Zubair, KH Shalahuddin Wakhid, KH Agoes Ali Masyhuri dan banyak tokoh ulama selain dari PBNU dan dari berbagai kalangan,” tuturnya. “Ini sesuatu yang penting agar di tengah musim haji, warga NU bisa berkumpul dan bersilaturahim sambil mendoakan bangsa Indonesia senantiasa terjaga keutuhannya sebagai bangsa di tengah kemajemukan,” tandasnya.

Usai pembukaan, acara dilanjutkan dengan diskusi panel. Tampil sebagai narasumber, antara lain: Yahya Cholil Tsaquf dan Rumadi Ahmad. (Red: Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah AlaSantri PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Jumat, 16 Februari 2018

Pilkada Damai, GP Ansor Waykanan Apresiasi Warga Setempat

Waykanan, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Waykanan menyatakan syukur atas pelaksanaan pilkada di daerah setempat yang berlangsung damai dan tertib. Suasana damai pemilihan ini menandai peningkatan pemahaman masyarakat setempat dalam perbedaan pilihan politik.

"Pesta demokrasi 9 Desember 2015 telah usai. Patut disyukuri perhelatan di Waykanan berlangsung dan berakhir damai. Suatu penanda proses dan pemahaman demokrasi berlangsung baik di masyarakat," ujar Ketua GP Ansor Waykanan Gatot Arifianto di Blambangan Umpu, Kamis (10/12).

Pilkada Damai, GP Ansor Waykanan Apresiasi Warga Setempat (Sumber Gambar : Nu Online)
Pilkada Damai, GP Ansor Waykanan Apresiasi Warga Setempat (Sumber Gambar : Nu Online)

Pilkada Damai, GP Ansor Waykanan Apresiasi Warga Setempat

Pilkada Waykanan diikuti pasangan nomor urut 1 Bustami Zainudin dan Adinata (Adin Bustami) diusung PDI Perjuangan, Gerindra, PKB, dan Nasdem. Serta pasangan nomor urut 2 Raden Adipati Surya dan Edward Anthony (Berani) diusung Demokrat, PAN, Hanura dan PKS.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Berdasarkan data KPU setempat sebanyak 337.827 pemilih terdiri atas pemilih lelaki berjumlah 172.810. sedangkan pemilih perempuan berjumlah sebanyak 165.017 orang sebagai pemilik suara yang bisa menggunakan suaranya di 780 TPS yang ada.

Berdasarkan hitung cepat Rakata Institute dari data masuk 95,10 persen dengan tingkat partisipasi 67,72 persen, Bustami-Adinata mendulang suara 39,73 persen. Lalu Berani meraup 60,27 persen.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

"Jabatan adalah amanah. Siapapun yang terpilih, tugas kami sebagai pemuda adalah berpartisipasi dalam pembangunan, bukan sebaliknya. Ini kami buktikan pada 2015, GP Ansor Waykanan dibantu sejumlah pihak seperti Tim Penggerak PKK, Yayasan Shuffah Blambangan Umpu menggelar Pesantren Kilat Bimbingan Belajar Pasca Ujian Nasional atau Sanlat BPUN," kata Gatot lagi.

Gatot mengucapkan selamat kepada anggota Dewan Pembina Gerakan Pemuda Ansor Waykanan H Raden Adipati Surya dan Ketua PD Muhammadiyah Waykanan Dr H Edward Anthoni atas perolehan suara terbanyak pada Pilkada 9 Desember 2015. (Syuhud Tsaqafi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Doa PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kabar Duka, Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi Ajengan Basith Wafat di Dubai

Jakarta,PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Inna lillahi wa inna ilaihi rajiun... kabar duka bagi warga NU karena salah seorang panutannya, KH Abdul Basith wafat di Dubai, Uni Emirat Arab pada Rabu (15/3) sekitar pukul 11.30 waktu setempat.

Ia adalah Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pengasuh Pondok Pesantren Al-Amin Cicurug, dan Ketua Majelis Silaturahim Pondok Pesantren dan Majelis Talim Kota dan Kabupaten Sukabumi.

Kabar Duka, Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi Ajengan Basith Wafat di Dubai (Sumber Gambar : Nu Online)
Kabar Duka, Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi Ajengan Basith Wafat di Dubai (Sumber Gambar : Nu Online)

Kabar Duka, Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi Ajengan Basith Wafat di Dubai

Menurut Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Sukabumi Daden Sukendar, Ajengan Basith sedang menjalankan ibadah umrah bersama Bupati Kabupaten Sukabumi H. Marwan Hamami dan 18 orang lain. Sebelum ke Arab Saudi, rombongan berziarah ke Yordania. Kemudian transit di Dubai.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ketika di Dubai tersebut, lanjut dia, yang mendapat informasi dari salah seorang rombongan, Ajengan Basith meninggal karena serangan jantung. Ia sempat dilarikan ke sebuah rumah sakit, tapi jiwanya tidak tertolong. (Abdullah Alawi)

?

(Baca juga:? Belajar dari Kesuksesan Gerakan Sedekah di Sukabumi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Fragmen PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kamis, 15 Februari 2018

Tolak Ekstremisme dan Narkoba, Polsek Sulang Dukung Kaderisasi GP Ansor

Rembang, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah - Kapolsek Sulang Kabupaten Rembang AKP Hariyanto hadir sebagai inspektur upacara pembukaan Diklatatsar Banser ke-4 yang diselenggarakan oleh GP Ansor Rembang di Desa Glebeg Kecamatan Sulang Rembang, Jumat-Ahad (9-11/9). Hariyanto mengapresiasi pemuda setempat yang berkenan bergabung dengan aktivitas GP Ansor dalam menjaga ketertiban masyarakat.

Dalam sambutan, Hariyanto menyampaikan bahwa peran ulama NU dalam menegakkan negara kesatuan Indonesia sangatlah besar. Sangat wajar jika NKRI harga mati? bagi GP Ansor dan Banser adalah hal yang sudah sepantasnya karena pewaris sah negeri ini.

Tolak Ekstremisme dan Narkoba, Polsek Sulang Dukung Kaderisasi GP Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)
Tolak Ekstremisme dan Narkoba, Polsek Sulang Dukung Kaderisasi GP Ansor (Sumber Gambar : Nu Online)

Tolak Ekstremisme dan Narkoba, Polsek Sulang Dukung Kaderisasi GP Ansor

"Kami atas nama pemerintah kecamatan Sulang memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada GP Ansor dan Banser yang senantiasa menyelenggarakan kegiatan positif ini. Terima kasih juga buat GP Ansor yang terus berada di garda terdepan dalam mengawal NKRI dari kelompok dan aliran anti-Pancasila dan kelompok yang ingin mendirikan negara di dalam negara,” jelas Hariyanto.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Senada dengan Hariyanto, salah satu pengurus harian Pimpinan Pusat GP Ansor Musyafa menyampaikan bahwa meski tidak ditulis dalam sejarah, para ulama NU mempunyai andil besar dalam kemerdekaan NKRI.

"Pada saat Laskar Hisbullah maju di medan pertempuran, mengusir penjajah para kiai aman dahulu mulai jajaran mustasyar hingga jajaran tanfidziyah NU pasti bermujahadah,” terangnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Di hadapan 100 calon anggota Banser yang akan mengikuti pelatihan, Musyafa mengajak kader NU untuk memerangi tiga hal yang menjadi pokok permasalahan kekinian negara, di antaranya narkoba, terorisme-radikalisme, dan pornografi. (Ahmad Asmui/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tokoh, Khutbah, Sunnah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Rabu, 14 Februari 2018

Pesantren Al Fattah Pacitan Gelar Festival Rebana Klasik

Pacitan, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Salah satu pesantren kenamaan di Kota 1001 Goa Pacitan, Pesantren Al Fattah Kikil Arjosari Pacitan Jawa Timur, Sabtu-Ahad (24-25/05) menggelar Festival Rebana Klasik 2014 se-Kab. Pacitan. 

Pesantren Al Fattah Pacitan Gelar Festival Rebana Klasik (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Al Fattah Pacitan Gelar Festival Rebana Klasik (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Al Fattah Pacitan Gelar Festival Rebana Klasik

Acara tersebut diadakan dalam rangka Peluncuran Album Perdana Jamaah Pengajian Seni Sangar Jubah. Tidak kurang dari 32 Grup Rebana Klasik dari berbagai Pesantren, Sekolah, Jamaah Pengajian dan Masyarakat umum dari Wilayah Kabupaten Pacitan turut ambil bagian dalam festival ini

Festival Rebana dibuka langsung oleh Pimpinan Pesantren Al Fattah Kikil. KH. Burhanuddin HB dengan ditandai pemukulan salah satu rebana. Pada festival kali ini peserta merebutkan Trofi Piala Bupati Pacitan.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Oleh panitia, Peserta diberi waktu 15 menit untuk  menampilkan satu lagu wajib yakni Busro Lanaa selebihnya peserta lomba menampilkan lagu sholawat sesaui kreasinya. aspek penilaian dalam Festival ini yakni pada bidang olah vokal, instrument dan penampilan.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Keluar sebagi juara pada Festival Rebana Klasik 2014 Se-Kab Pacitan adalah, Juara I diraih oleh grup Rebana Al Faza dari Jatimalang Arjosari, Juara II Grup Rebana Dari Bunderan Tanjungsari dan Juara II diraih oleh Grup Nurul Hidayah dari Ploso Pacitan. para pemenag berhak menerima hadiah Trofi, Piagam penghargaan serta uang pembinaan. 

Jamaah Pengajian Seni Sanggar Jubah Pimpinan Hammam Fathullah meluncurkan album perdana, pada album tersebut berisikan 8 komposisi lagu, dengan mengangkat tema kolaborasi musik tradisional kepesantrenan, Jazz, Dangdut, Gambus dan Rock.

“Kesenian rebana merupakan salah satu kesenian bernafaskan islam, keberdaanya sangat melekat pada pola kehidupan masyarakat pantai selatan mulai dari pedesaan hingga perkotaan,” demikian rilis pers dari panitia seperti yang dikutip dari laman Resmi pesantren Al Fattah. (Zaenal Faizin/Mukafi Niam) 

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Sunnah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Pembangunan Gedung PWNU Sulsel Sudah 80%

Makassar, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Proses pembangunan gedung PWNU Sulawesi Selatan sudah berjalan 80%. Pendanaan pembangunan ini hampir seluruhnya didukung dari hasil swadaya warga NU di Sulsel di samping bantuan dari lain pihak.

Demikian dikatakan Ketua PWNU Sulsel Iskandar Idy dalam rapat pleno hasil Muskerwil NU Sulsel di aula Universitas Islam Makassar, Rabu (27/4).

Pembangunan Gedung PWNU Sulsel Sudah 80% (Sumber Gambar : Nu Online)
Pembangunan Gedung PWNU Sulsel Sudah 80% (Sumber Gambar : Nu Online)

Pembangunan Gedung PWNU Sulsel Sudah 80%

“Perampungannya sudah 80%. Dalam waktu dekat gedung baru itu sudah bisa ditempati,” kata Iskandar.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Untuk pembangunan itu, Iskandar Idy menyebutkan, PWNU Sulsel sudah menghabiskan dana sekitar lima milyar. Besaran angka itu berasal dari swadaya warga NU Sulsel. Sementara Gubernur Sulsel membantu sebesar satu milyar.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Terkait rapat pleno pemaparan hasil Muskerwil NU Sulsel yang dibawakan Katib Syuriah Ruslan dan Sekretaris PWNU Sulsel Arfin Hamid, Iskandar menjelaskan pemaparan itu bertujuan mengoreksi secara teknis hasil Muskerwil sebelum dibukukan.

“Sebelum naik cetak, semua putusan Muskerwil NU itu dikoreksi terlebih dahulu. Pasalnya, hasil musyawarah itu akan menjadi pedoman serta tata kelola organisasi secara internal untuk 5 tahun ke depan bagi pengurus wilayah dan cabang NU di Sulawesi Selatan,” tandas Iskandar. (Andy M Idris/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Warta, Ahlussunnah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah