Rabu, 14 Februari 2018

Kedai Mi Ayam Pelangi Fatayat NU Tangsel Ramai Pengunjung

Tangerang Selatan, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sejak diluncurkan Ahad (28/1) siang, kedai Mi Ayam Pelangi milik PC Fatayat NU Kota Tangerang Selatan, Banten ramai pengunjung. Mereka menyerbu warung yang digawangi para ibu muda tersebut hingga terjadi antrean panjang.

Kedai yang dibuka di Jalan Surya Kencana Blok A No 10 RT 01/04  Pamulang Barat, Pamulang, Tangerang Selatan, Banten, ini tampak ramai hingga penjualnya tak tampak jika dilihat dari seberang jalan. Pasalnya, pelanggan baru tersebut tampak sibuk mengelilinginya.

Kedai Mi Ayam Pelangi Fatayat NU Tangsel Ramai Pengunjung (Sumber Gambar : Nu Online)
Kedai Mi Ayam Pelangi Fatayat NU Tangsel Ramai Pengunjung (Sumber Gambar : Nu Online)

Kedai Mi Ayam Pelangi Fatayat NU Tangsel Ramai Pengunjung

Pantauan PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah, para pengunjung yang datang ke gerai mi ayam tersebut dari beragam usia. Tak hanya bapak dan ibu saja, namun juga anak remaja hingga para sosialita. Mereka datang dengan aneka kendaraan. Mulai roda dua hingga roda empat.

  

Ketua Divisi Kaderisasi PC Fatayat NU Tangsel Mega Yuliana Lukita mengatakan, pihaknya menyiapkan 100 porsi untuk acara peluncuran. Namun melihat antusiasme pengunjung, porsinya pun ditambah 20.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

 

Senada dengan Mega, salah satu pengurus Fatayat Tangsel lainnya, Iffaty Zamimah, mengatakan sebenarnya tim menyiapkan hingga 150 porsi. “Tadi sudah laku 120 porsi. Padahal target cuma 100 porsi. Jadi ini melebihi target," ujarnya bahagia.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Iffa, sapaan akrabnya, mengaku sebagai salah satu anggota yang menanam saham untuk pembukaan warung Fatayat tersebut. Menurut dia, tanam saham dilakukan supaya para pengurus amanah dan tanggung jawab. Outlet mi yang buka sejak pukul 10.00 pagi rencananya buka sampai pukul 10.00 malam.

Sementara itu, Ketua PC Fatayat NU Tangsel Nurul Mudrika yang turut menjaga hingga tutup mengaku gembira melihat sambutan hangat pengunjung. Targetnya menarik pelanggan ia sebut sangat menggembirakan.

“Untuk memudahkan para pelanggan, kami telah bekerja sama dengan Go Food. Jadi, tinggal pencet android, mi ayam langsung diantar. Kami berharap, ini bisa ditiru pengurus di tingkat Anak Cabang di tiap kecamatan,” ujar alumnus Jurusan IPS FITK UIN Jakarta ini.

Nurul menambahkan, PC Fatayat NU Tangsel sebelumnya mendapat pelatihan entrepreneur. Kepengurusan yang membawahi tujuh PAC, yakni PAC Serpong, Serpong Utara, Pondok Aren, Ciputat, Ciputat Timur, Pamulang, dan Setu ini bagi dia sangat potensial. Apalagi sebagai daerah penyangga Jakarta, Tangsel sudah cukup maju.

“Oleh karena itu, kegiatan yang bisa digarap musti yang menarik dan kekinian. Karena program menarik di suatu daerah belum tentu cocok di sini. Nah, kami pilih pemberdayaan ekonomi yaitu entrepreneur,” pungkas Nurul. (Musthofa Asrori/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Sunnah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Tiga Amalan Melancarkan Rezeki Menurut Kiai Ghofur

Rembang, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Memperingati milad ke-70, Yayasan Riyadlotut Thalabah Sedan, Rembang, Jawa Tengah mengadakan pengajian akbar dan riyadl bershalawat, Selasa (16/1) malam. Kegiatan yang diselenggarakan di lapangan Madrasah Riyadlotut Thalabah tersebut dihadiri ribuan jamaah dan mendatangkan pembicara KH Abdul Ghofur.

Banyak hal yang disampaikan saat mauidhah berlangsung. Salah satunya adalah tiga amalan yang bisa memperlancar rezeki. Menurut pengasuh Pondok Pesantren Sunan Drajat Lamongan Jawa Temur ini, syarat utama agar bisa kaya adalah bejo atau beruntung.

Tiga Amalan Melancarkan Rezeki Menurut Kiai Ghofur (Sumber Gambar : Nu Online)
Tiga Amalan Melancarkan Rezeki Menurut Kiai Ghofur (Sumber Gambar : Nu Online)

Tiga Amalan Melancarkan Rezeki Menurut Kiai Ghofur

“Pak kiai, bagaimana cara agar bisa kaya seperti panjenengan?” ucapnya dengan nada bertanya.

“Syaratnya adalah bejo,” jawabnya atas pertanyaan yang dilontarkan sendiri. Syarat agar bejo adalah tidak sial atau apes, imbuhnya dibarengi tawa hadirin.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Agar seseorang tidak sial, maka bisa mengamalkan zikir Subhanallahi wabihamdihi. “Zikir ini dibaca selepas Shalat Ashar sebanyak seratus kali," terangnya.

Dijelaskan lebih lanjut, agar bisa mendapatkan keberuntungan atau bejo, juga dilanjut dengan mengamalkan zikir Subhanallahi wabihamdihi, Subhanallahil ‘adzim. Zikir tersebut hendaknya dibaca seratus kali secara rutin usai Shalat Maghrib.

Ada satu lagi zikir yang menurut kiai keturunan Sunan Drajat tersebut yakni Subhanallahi wabihamdihi, Subhanallahil ‘adzim, Astaghfirullah. Zikir dibaca sebelum melaksanakan Shalat Subuh sebanyak seratus kali. “Boleh juga dilaksanakan selepas Shalat Subuh, tapi yang utama itu sebelum melaksanakan Shalat Subuh,” jelasnya. (Hanan/Ibnu Nawawi

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah IMNU, Kiai, Syariah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Selasa, 13 Februari 2018

Siswa MA Walisongo Produksi Cairan Khusus untuk Pertanian

Jepara, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Peserta didik Madrasah Aliyah Walisongo Pecangaan Jepara yang tergabung dalam Unit Kegiatan Siswa (UKS) Farm Agriculture memproduksi cairan khusus untuk pertanian.

Beberapa jenis cairan diproduksi dari bakteri pemacu pertumbuhan tanaman (PGPR/ plant growth-promoting rhizobacteria) akar bambu, PGPR rumput tekek-tekekan akar serabut, PGPR rumput tekek-tekekan akar gada, dan mol rebung bambu yang manfaatnya untuk mencegah penyakit akar tanaman.

Siswa MA Walisongo Produksi Cairan Khusus untuk Pertanian (Sumber Gambar : Nu Online)
Siswa MA Walisongo Produksi Cairan Khusus untuk Pertanian (Sumber Gambar : Nu Online)

Siswa MA Walisongo Produksi Cairan Khusus untuk Pertanian

Ada pula dari mol bonggol pisang dan mol buah maja untuk perangsang pertumbuhan pada fase fegetatif, mol buah-buahan untuk perangsang bunga dan buah, serta probiotik pengurai tinja untuk pengurai tinja di septitank.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Delapan jenis cairan itu dipamerkan dalam kegiatan pelatihan dan pameran yang diadakan SMK Walisongo Pecangaan, Jepara, Jawa Tengah, di halaman sekolah setempat, Kamis (27/11) pagi.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sri Utami, salah satu pegiat UKS tersebut menyebut proses pembuatan cairan-cairan itu. Siswi kelas X IPA itu menguraikan pembuatan probiotik pengurai tinja yang terbuat dari gula merah, lerin (air beras) dan rumen (kotoran sapi).

Proses pembuatannya memakan waktu 2 pekan. “Rumen 20 ml dimasukkan di dalam wadah yang berisi air gula merah. Selama proses penyimpanan tidak boleh terkena sinar matahari namun botol cairan ini dikasih celah sedikit,” jelas Utami.

Manfaat cairan itu urai siswi asal desa Pancur, Mayong untuk mempercepat penguraian tinja di dalam septitank menjadi air yang diserap tanah sehingga tidak perlu repot untuk menguras.

Manfaat lain, lanjut dia, untuk meningkatkan kandungan mikro organisme pengurai di dalam tanah serta sebagai pupuk cair untuk fermentasi jerami.

Dalam setiap botol cairan dijual dengan harga berbeda. Khusus Probiotik Pengurai Tinja harganya Rp. 10.000/ mil. Lainnya, Rp.5.000 per 330 mil.

Dalam proses memproduksi mereka tidak sendirian namun didampingi pembina UKS Farm Agriculture, Saiful  Anam serta waka kesiswaan, Mukhlisin. (Syaiful Mustaqim/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Pondok Pesantren, Syariah, Humor Islam PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Lestarikan Tradisi, Pelajar SMK Maarif NU Ziarahi Ulama

Tegal, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dalam rangka melestarikan tradisi di kalangan Nahdlatul Ulama, Komisariat Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) SMK Maarif NU Talang Kabupaten Tegal melakukan ziarah ke sejumlah makam ulama dan tokoh Tegal, Ahad (19/11).

Lestarikan Tradisi, Pelajar SMK Maarif NU Ziarahi Ulama (Sumber Gambar : Nu Online)
Lestarikan Tradisi, Pelajar SMK Maarif NU Ziarahi Ulama (Sumber Gambar : Nu Online)

Lestarikan Tradisi, Pelajar SMK Maarif NU Ziarahi Ulama

Ziarah berlangsung selama sehari dan diikuti 200 pelajar SMK Maarif NU itu didampingi sejumlah guru pembina.

Kepala SMK Maarif NU Talang, Moh. Hasanudin melalui Pembina IPNU dan IPPNU, Muhamad Royani mengatakan, kegiatan ziarah dimaksudkan untuk melestarikan tradisi para ulama salafus shalihin (orang-orang saleh, red.).

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

"Kegiatan ini diikuti oleh anggota IPNU dan IPPNU Komisariat SMK Maarif dengan tujuan untuk tawassul, tafakur dan munajat kepada Allah SWT, melalui perantara waliyullah," ungkap Royani.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Menurutnya, ziarah juga bertujuan untuk menumbuhkan semangat para pelajar NU untuk lebih mengenal para pendahulunya agar bisa dijadikan uswatun hasanah (teladan baik).

"Harapannya sebagai generasi penerus Nahdliyin, kita dan para pelajar NU mampu melestarikan tradisi dan mempertahankan aqidah Ahlussunah wal-Jama’ah di bumi Nusantara," tandasnya

Para tokoh dan sesepuh Tegal yang diziarahi itu di antaranya KH Miftah Kajen, mantan Rais Syuriah PCNU Kabupaten Tegal yang menjabat selama 3 periode yang juga ulama ahli falak dan fikih, KH Barmawi Tegalwangi yang merupakan ulama ahli tasawuf pada zamannya.

"Anak-anak juga berziarah ke makam pendiri sekaligus Bupati Tegal, Ki Gede Sebayu yang berlokasi di dekat bendungan Desa Danawarih Kecamatan Balapulang," imbuhnya. (Hasan/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Lomba PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Gerak Masif, GP Ansor Tasikmalaya Lantik 34 Anak Cabang dan 294 Ranting

Tasikmalaya, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tasikmalaya meresmikan kepengurusan 34 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 294 Pimpinan Ranting sekabupaten, Sabtu (26/12). Sebanyak seribu anggota GP Ansor dari perwakilan anak cabang dan ranting sekabupaten menyaksikan pelantikan ini.

Gerak Masif, GP Ansor Tasikmalaya Lantik 34 Anak Cabang dan 294 Ranting (Sumber Gambar : Nu Online)
Gerak Masif, GP Ansor Tasikmalaya Lantik 34 Anak Cabang dan 294 Ranting (Sumber Gambar : Nu Online)

Gerak Masif, GP Ansor Tasikmalaya Lantik 34 Anak Cabang dan 294 Ranting

Mereka mengenakan seragam harian GP Ansor . Tampak hadir seluruh keluarga besar NU dan Bupati Tasikmalaya.

Ketua GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Asep menyatakan, pelantikan ini amerupakan upaya penguatan NU di seluruh Kabupaten Tasikmalaya. Karena, penggerak pembangunan NU dan pembangunan daerah adalah kaum muda khususnya Ansor.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

“Saya menginginkan pengurus GP Ansor yang dilantik sekarang menjadi pelopor di daerah masing masing,” kata Asep.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Pada tahun 2015 ini, kata Asep, kita akan melakukan 13 putaran PKD. Kita membangun dan fokus pada Ansor. Pada 2016 kita akan fokus pada Diklatsar.

“Jika ada yang akan menggelar PKD, itu harus dilaksanakan oleh PAC GP Ansor karena 2016 kita ingin mencetak 1000 pasukan Banser di Kabupaten Tasikmalaya,” tegas Asep. (Husni Mubarak/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Kajian, Pondok Pesantren PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Saudagar Nahdliyin Geliatkan Pengembangan Ekonomi Umat dan Kemaritiman

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) dan Lembaga Perekonomian Nahdlatul Ulama (LPNU) menggelar acara Sarasehan Pengembangan Ekonomi Umat dan Kemaritiman Indonesia yang bertempat di Pondok Pesantren Luhur Al-Tsaqofah Ciganjur, Jakarta Selatan, Kamis (6/4).

Di dalam sambutannya, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Nahdliyin Abdul Kholik menuturkan, peserta yang hadir adalah para saudagar Nahdlatul Ulama.

Saudagar Nahdliyin Geliatkan Pengembangan Ekonomi Umat dan Kemaritiman (Sumber Gambar : Nu Online)
Saudagar Nahdliyin Geliatkan Pengembangan Ekonomi Umat dan Kemaritiman (Sumber Gambar : Nu Online)

Saudagar Nahdliyin Geliatkan Pengembangan Ekonomi Umat dan Kemaritiman

"Rata-rata di level medium para pengusaha ini," katanya.

Ia menjelaskan, saat ini HPN sedang melakukan konsolidasi secara masif. Hal tersebut dimaksudkan agar warga NU bukan hanya menjadi pangsa pasar belaka, tetapi juga bisa menciptakan pasar itu sendiri.

Dengan adanya HPN ini, ia berharap ke depan akan ada Nahdliyin yang menjadi konglomerat. "Kita harap sepuluh tahun ke depan masuk 10 besar Forbes," cetusnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Selain itu, ia menjelaskan, ini ada upaya untuk untuk mengurangi kesenjangan yang ada di bidang ekonomi.?

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

"Cara PBNU merespon bukan dengan memprotes pemerinah karena ada kecemburuan di bidang ekonomi. Tapi kami mencambuk para saudagar," jelasnya.

Acara ini dihadiri oleh para Pengurus Besar Nahdlatul Ulama, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan pengusaha-pengusaja Nahdliyin dari sepuluh Provinsi. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Sejarah, Pendidikan PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Senin, 12 Februari 2018

Aktivis Matan Kudus Kibarkan Merah Putih di Puncak Merbabu

Kudus, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam rangka peringatan? hari ulang tahun (HUT) kemerdekaan ke-69 RI, belasan aktivis? Mahasiswa Ahlit Thariqah Al-Mutabarah An-Nahdliyah (Matan) Kudus, Jawa Tengah, bersama Forum Mahasiswa Islam (Formi) Universitas Muria Kudus (UMK) dan Pramuka Racana Muria Whira Shima UMK melakukan pendakian bersama di Gunung Merbabu, Kecamatan Selo, Boyolali, Jawa Tengah.

Menurut Koordinator kegiatan, Danar Ulil, perjalanan kaki dimulai dari pos Cunthel Kopeng Salatiga Sabtu malam (16/8) hingga sampai puncak Merbabu pada Ahad (17/8). “Di salah satu puncak Merbabu dengan tower puncak mencapai 2985 m di atas permukaan laut ini, kami mengadakan upacara bendera kemerdekaan yang diikuti rombongan pendaki lainnya,” tuturnya kepada PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Senin (18/8).

Aktivis Matan Kudus Kibarkan Merah Putih di Puncak Merbabu (Sumber Gambar : Nu Online)
Aktivis Matan Kudus Kibarkan Merah Putih di Puncak Merbabu (Sumber Gambar : Nu Online)

Aktivis Matan Kudus Kibarkan Merah Putih di Puncak Merbabu

Danar mengatakan, pendakian dan pengibaran sang Saka Merah Putih ini merupakan bagian dari refleksi hari kemerdekaan Indonesia yang memasuki usia 69 tahun. Ia sengaja memilih gunung Merbabu karena sejarah membuktikan daerah ini merupakan wilayah perjuangan para patriot bangsa dalam merebut kemerdekaan.

?

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

“Kita mememperingati kemerdekaan sekaligus napak tilas daerah yang pernah menjadi medan perjuangan patriot bangsa,” ujar Mahasiswa yang juga pengurus Departemen Kaderisasi Matan Kudus.

Kegiatan memperingati hari kemerdekaan di puncak Merbabu ini membawa kesan tersendiri bagi peserta. Menurut salah seorang anggota, Anita Rahmawati, momen upacara 17 Agustus 2014 ini sangat luar biasa sebab biasanya hanya dilakukan di sekolah atau kampus.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

“Namun pada tahun ini dengan perjuangan sekuat tenaga bisa melaksanakannya di Gunung Merbabu. Subhanallah, penuh haru dan bangga,” tutur anggota Pramuka Racana Muria Whira Shima UMK. (Qomarul Adib/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Berita, Pahlawan PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah