Senin, 01 Januari 2018

Peletakan Batu Pertama Kantor PCNU Waykanan Dimulai

Waykanan, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Nur Huda menitikkan air mata saat meletakkan batu pertama Kantor PCNU Waykanan di Baradatu, Waykanan, Lampung, Jumat (7/3). Sebagai ketua cabang NU, ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur pembangunan gedung tersebut.

"Terima kasih untuk para sesepuh dan para ulama atas doanya. Saya takut tidak bisa memegang amanah ulama dalam menjaga negeri ini. Faktanya, kita yang hidup di era modern ini kadang kala malas berbuat untuk negera," kata Ketua PCNU Waykanan Nur Huda di Baradatu.

Peletakan Batu Pertama Kantor PCNU Waykanan Dimulai (Sumber Gambar : Nu Online)
Peletakan Batu Pertama Kantor PCNU Waykanan Dimulai (Sumber Gambar : Nu Online)

Peletakan Batu Pertama Kantor PCNU Waykanan Dimulai

Pada peletakan batu pertama pembangunan gedung NU yang berlokasi di kampung Tiuhbalak I, Baradatu itu, ia mengimbau nahdliyin setempat dan dirinya bisa memegang harapan ulama, yakni membangun dan menjaga NKRI.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

"Pembangunan gedung ini jangan membuat nahdliyin terlena. Pekerjaan rumah kita, dalam mengembangkan amaliyah ahlus sunnah wal jamaah yang selaras dengan NKRI harus terus berlanjut," tegas Nur Huda di hadapan sekitar 1.000 warga NU yang hadir.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sejumlah pihak melibatkan diri sebagai doantur. Mereka antara lain adalah Pemkab Waykanan mengucurkan dana sebesar Rp. 350.000. ? Dana itu dipegang panitia pembangunan yang ditunjuk berdasarkan musyawarah. Dirinya selaku Ketua PCNU Waykanan tidak turut menangani pengelolaan dana pembangunan, kata Huda.

Tampak hadir pada acara itu Bupati Waykanan Bustami Zainudin, Wakilnya Raden Nasution Husin, Sekda Bustam Hadori, Ketua MUI Bunyamin Sidik, Ketua PC GP Ansor Waykanan Supri Iswan beserta puluhan anggota Banser, sejumlah pemimpin pondok pesantren, dan anggota Dewan Energi Nasional Agusman Effendi.

Pada kesempatan itu, Agusman yang lahir di Kotabumi, Lampung Utara turut mendonasikan bantuan sebesar sepuluh juta untuk pembangunan gedung PCNU Waykanan. (Gatot Arifiyanto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Khutbah, Meme Islam PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Minggu, 31 Desember 2017

Masyarakat Diimbau Shalat Ghoib untuk Korban Hercules

Sidoarjo, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pengurus Badan Pelaksana Mabarrot (BPM) NU RSI Siti Hajar Sidorajo KH Hambali Zuhdi menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan jatuhnya pesawat Hercules di Medan pada Selasa (3/6) lalu. Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat khususnya pegawai RSI Siti Hajar untuk melakukan shalat ghoib dan berdoa bagi para korban.

Masyarakat Diimbau Shalat Ghoib untuk Korban Hercules (Sumber Gambar : Nu Online)
Masyarakat Diimbau Shalat Ghoib untuk Korban Hercules (Sumber Gambar : Nu Online)

Masyarakat Diimbau Shalat Ghoib untuk Korban Hercules

"Semoga keluarga yang ditinggalkan juga diberikan kekuatan iman oleh Allah. Sehingga dalam menghadapi musibah dan ujian diberikan kesabaran dan ketabahan," doanya saat memberikan sambutan pada acara Nuzulul Quran di masjid Siti Hajar, Sidoarjo, Sabtu (4/7).

Kiai Hambali juga berharap kecelakaan pesawat seperti itu tidak terulang kembali. Pasalnya, kecelakaan yang merenggut korban jiwa, menyisakan pilu di tengah masyarakat dan menghadirkan kegelisahan.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sementara dalam konteks Nuzulul Qur’an, Kiai Hambali mengingatkan agar masyarakat menyerap manfaat dari peristiwa turunnya Al-Quran dan mengaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

"Mudah-mudahan hati kita semakin terletak pada Al-Quran dan bisa menjalankan segala perintah Allah yang berada di dalam Al-Quran dan dapat manfaat dari Al-Quran itu sendiri," tutupnya. (Moh Kholidun/Alhafiz K)

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Sholawat, Sunnah, Nahdlatul PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Lakpesdam Harus Menjadi Dinamisator NU

Lamongan,PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Rapat Koordinasi Kerja (Rakorja) Lakpesdam NU Lamongan dilaksanakan di Tretes, Pasuruan, pada Ahad-Senin (7-8/12). Rakorja ini dilaksanakan guna menindaklanjuti hasil Musykercab NU Lamongan yang dilaksanakan pada 9 November 2014 di Aula Makam Maulana Ishaq Paciran Lamongan.

Rakorja ini diikuti oleh semua pengurus Lakpesdam NU Lamongan dan dibuka secara resmi oleh Drs. Imam Ghozali, Sekretaris PCNU Lamongan.

Lakpesdam Harus Menjadi Dinamisator NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Lakpesdam Harus Menjadi Dinamisator NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Lakpesdam Harus Menjadi Dinamisator NU

Rakorja ini bermaksud untuk meneguhkan makna eksistensial Lakpesdam sebagai pengemban mandat konsep PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia) yang menjadi pilar ke-4 NU, setelah Khittah Nahdliyyah, Muqaddimah Qanun Asasi, dan konsep Mabadi Khoiro Ummah.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sebagaimana ditegaskan secara eksplisit dalam AD-ART NU, Lakpesdam adalah perangkat departementasi NU yang bergerak di bidang kajian dan pengembangan sumber daya manusia. Sejalan dengan prinsip itu, pada Rakorja kali ini Lakpesdam Lamongan memutuskan bahwa khidmah gerakannya akan konsentrasi dalam tiga bidang garapan utama, kejamiyyahan, kejamaahan dan keideologian ahlussunnah wal-jamaah.

Visi Lakpesdam Lamongan 2014 ialah ialah dinamisasi jam‘iyyah, transformasi Jama‘ah dan revitalisasi Ahlussunnah wal-Jama‘ah. Sebagai misinya, Lakpesdam Lamongan mencanangkan penataan struktur dan perangkat NU; meningkatkan peran dan daya-tawar strategis NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara; menciptakan NU sebagai pusat lalu-lintas informasi dan peluang kemajuan jama‘ah.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Selain itu juga tranformasi kesadaran berjama‘ah menuju kesadaran berjam‘iyyah, mendorong partisipasi-aktif warga NU dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, penguatan posisi dan daya-tawar warga NU dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Serta mendorong kemandirian warga NU, internalisasi dan promosi nilai-nilai dan ajaran Ahlussunnah wal-Jama‘ah, memperkuat tradisi dan amaliah Ahlussunnah wal-Jama‘ah sebagai media konsolidasi dan penataan keorganisasian NU.

Makhrus Ali, Ketua Lakpesdam NU Lamongan dalam sambutanya mengatakan garis besar perjuangan Lakpesdam bertekad untuk menjadi dinamisator jam‘iyyah, transformator jama‘ah dan inovator dalam pengamalan dan pengembangan Ahlussunnah wal-Jama‘ah"

Pada Rakorja ini berhasil diputuskan pilar-pilar program Lakpesdam Lamongan: Diklat Kader Pelopor, Pemetaan dan pemberdayaan potensi warga NU serta promosi akidah Ahlussunnah wal-Jamaah.Juga dicanangkan Akademi Lakpesdam dan Lakpesdam Award.

Drs. Imam Ghozali, Sekretaris PCNU Lamongan dalam arahanya mengatakan, Keikhlasan harus menjadi modal utama para pengurus Lakpesdam. “Yakinlah bahwa dengan keikhlasan itu kita akan memperoleh yang lebih banyak dan lebih baik lagi sebagai "ganti" dari pengabdian di dalam NU,” katanya. (Akmal/Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Anti Hoax PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ini Pemimpin PWNU Jabar Menurut Akademisi

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dekan Istitut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Suryalaya, Tasikmalaya Asep Salahudin mengemukakan pendapatnya terkait kriteria pemimpin PWNU Jawa Barat lima tahun yang akan datang. ?

Ini Pemimpin PWNU Jabar Menurut Akademisi (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Pemimpin PWNU Jabar Menurut Akademisi (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Pemimpin PWNU Jabar Menurut Akademisi

Menurut penulis produktif di berbagai media massa nasional ini, PWNU Jawa Barat ke depan harus mempunyai komitmen keumatan yang jelas, mengokohkan jangkar politik kebangsaan yang moderat dan lapang.

Serta mampu menguatkan ke-NU-an dengan akar kultural kesundaan sebagai basis kongkret Islam Nusantara,” katanya ketika dimintai pendapatnya Ahad (9/10).

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Penerima anugera Rucita Aksara dari Universitas Padjajaran karena produktif menulis (2013) ini menambahkan, pemimpin NU ke depan harus membangun sinergitas dengan berbagai kelompok, merangkul kalangan dari berbagai latar belakang profesi.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Selanjutnya, punya visi pengembangan pendidikan dan ekonomi kerakyatan yang jelas, mendayagunakan sumber daya insani NU secara maksimal.

“Tidak menjadikan NU sebagai alat untuk kepentingan politik pragmatis,” tambah penulis buku “Abah Anom : Wali Fenomenal Abad 21”(2014) ini.

Kemudian, menurut dia, mengembalikan NU sebagai kekuatan nilai serta mampu membangun pengurus NU yang solid dan jelas komitmen ke-NU-annya, bukan sekadar tercantum saja sebagai pengurus.

Lebih khusus, pengurus Lakpesdam Jawa Barat ini, PWNU harus mampu merumuskan Islam Sunda bukan hanya secara epistemiologisnya saja, tapi juga aksiologisnya. ?

“Ke-NU-an dan kesundaan menjadi aktivisme yang memberikan kontribusi konkret bagi upaya peningkatan harkat masyarakat Sunda dan jamiyyah NU. Ini menjadi penting karena selama ini NU sering menyebut sebagai sayap Islam kultural, tapi tak pernah merumuskan secara konkret wajah kultural itu seperti apa dalam konteks kebudayaan Sunda,” pungkasnya.





PWNU Jawa Barat akan menggelar Konferensi Wilayah (Konferwil) ke-17 di Pondok Pesantren Fauzat, Garut pada 10-11 Oktober. Kegiatan bertema “Meneguhkan Khidmah Jamiyah? untuk Umat dan Bangsa” ini dimulai dengan istighotsah para kiai dan peserta konferensi pada Senin malam (10/10). Kemudian keesokan harinya, Selasa (11/10) konferensi akan dibuka Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.

Konferwil ini akan dihadiri 27 perwakilan PCNU dan satu karteker, serta para peninjau. Salah satu agendanya, akan menentukan pemimpin NU Jabar lima tahun mendatang. (Abdullah Alawi)



Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Sunnah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Videotren Jadi Media Dakwah Santri Inspiratif

Yogyakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah - Lomba Video Pesantren (Vidotren) yang digelar komunitas yang menamakan diri Admin Instagram Santri Nusantara (AIS Nusantara) sukses digelar. Kompetisi dalam rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2016 ini menjadi ajang untuk meningkatkan kreativitas para santri di dunia audio visual sebagai media dakwah utamanya di media sosial.

Para pemenang Videotren diumumkan lokakarya Hari Santri Nasional Rabithah Maahid Islamiyyah Nahdlatul Ulama (RMINU), Sabtu (29/10), di Stadion Maguwoharjo, Sleman Yogyakarta. Agenda ini dihadiri KH Abdul Ghaffar Rozien (Ketua PP RMI-NU), Hakim Jaily (Direktur TV9), dan Hasan Chabibie dari Pustekkom Kemdikbud.

Videotren Jadi Media Dakwah Santri Inspiratif (Sumber Gambar : Nu Online)
Videotren Jadi Media Dakwah Santri Inspiratif (Sumber Gambar : Nu Online)

Videotren Jadi Media Dakwah Santri Inspiratif

Juara I lomba Videotren kali ini diraih Pesantren Al-Munawwir Krapyak, dengan video berjudul "Santri Ndalem". Lalu, Juara II diperoleh Pesantren Tebuireng, Jombang; dan Juara III diraih Pesantren Sunan Drajat, Lamongan; serta Mahad Ali UIN Malang sebagai Juara Favorit.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Gus Rozin, sapaan akrab Ketua PP RMINU, menyampaikan, santri harus mengejar ketertinggalan dalam dakwah di media sosial. "Meski terlambat, kita harus bekerja keras dan cepat mengejarnya. Untuk itu, mari kita banjiri konten-konten positif dan inspiratif, dari dunia pesantren di media sosial," ungkapnya.

Pengasuh Pesantren Maslakul Huda Pati Jawa Tengah ini juga mengatakan, media sosial menjadi media strategis untuk pengembangan dakwah. Dalam hal ini, santri-santri harus kreatif memproduksi konten. "RMI siap mendukung program kreatif ini," terangnya.

Hasan Chabibie mengatakan, kelebihan media digital sekarang adalah konvergensi. Para santri juga bisa memproduksi konten pada multimedia sosial. Ia juga menyampaikan tentang wajah agama di media sosial yang banyak dipenuhi sikap-sikap tidak ramah. "Pesantren sudah saatnya menjadi solusi atas krisis radikalisme agama," jelas Hasan.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sementara itu Direktur TV9 Hakim Jaily menyampaikan tentang konfigurasi media arus utama dan media sosial. "Pesantren pada posisi mana? Kita perlu memilih dalam bermedia, sebagai produsen atau konsumen?" jelas Hakim. Ia menyampaikan, betapa komunitas santri yang jumlahnya besar, dapat berperan memproduksi konten-konten dakwah yang kreatif dan inspiratif. (Zulfa/Mahbib)



Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Pendidikan, Santri, Ulama PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

An Nur FC Blora Melenggang ke Final Region 1 Grup B Jateng

Blora, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam babak semifinal pada Hari Ahad (17/9) Sirbin FC harus mengakui kehebatan tuan rumah, An Nur FC Blora dengan menanggung kekalahan 1-0.

Pada laga pertama semifinal yang digelar di Stadion Kridosono, Kota Blora, itu Sirbin FC mengawai permainannya dengan cukup tangguh. Terbukti dalam paruh pertama, Sirbin FC mampu menahan skor 0-0.

An Nur FC Blora Melenggang ke Final Region 1 Grup B Jateng (Sumber Gambar : Nu Online)
An Nur FC Blora Melenggang ke Final Region 1 Grup B Jateng (Sumber Gambar : Nu Online)

An Nur FC Blora Melenggang ke Final Region 1 Grup B Jateng

Namun pada babak kedua, An Nur FC terlihat bermain lebih solid. Lewat serangan-serangan balik mereka mencoba membobol gawang pihak lawan. Namun, hantaman bola darinya masih mampu ditepis secara apik oleh kiper Sirbin FC, Muhammad Agung Nur Faiz.

Baru pada menit ke-50, An Nur FC lewat sundulan umpan pojok pemain bernomor punggung 16, An Nur FC mampu menjebol pertahanan dari Sirbin FC. Menurut kapten kesebelasan Sirbin FC, Kiki Fatki Indriawan, hal tersebut terjadi karena kelengahan dari pemain belakang dari timnya.

“Hal itu juga karena stamina pemian kami mulai menurun, sehingga mempengaruhi konsentrasi kami,” imbuhnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dengan kemenangannya, An Nur FC Blora berhasil melaju pada babak final Liga Santri Nusantara (LSN) Region 1 Grup B Jawa Tengah melawan tim asal Rembang, Robin FC. Rencananya, laga final akan dilakukan sore harinya dan akan dilanjutkan dengan prosesi penutupah LSN Region 1 Jateng dengan memperebutkan Piala Gus Yaqut Cup. (Ulin Nuha Karim/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Halaqoh, Anti Hoax PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sabtu, 30 Desember 2017

PAC dan Ranting GP Ansor Se-Tasikmmalaya Dilantik

Tasikmalaya, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, melantik 34 Pimpinan Anak Cabang (PAC) dan 294 Pengurus Ranting Sabtu? di Aula Institut Agama Islam Cipasung (IAIC) pada Sabtu (26/12).

PAC dan Ranting GP Ansor Se-Tasikmmalaya Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)
PAC dan Ranting GP Ansor Se-Tasikmmalaya Dilantik (Sumber Gambar : Nu Online)

PAC dan Ranting GP Ansor Se-Tasikmmalaya Dilantik

Pelantikan tersebut menghadirkan sekitar seribu anggota GP Ansor dengan berseragam pakaian dinas harian organisasi tersebut. Hadir pula perwakilan banom dan lembaga NU, serta Bupati Kabupaten Tasikmalaya.

Ketua GP Ansor Kabupaten Tasikmalaya Asep Muslim menyatakan, pelantikan ini adalah upaya penguatan NU di seluruh Kabupaten Tasikmalaya karena penggerak pembangunan dan perkembangan NU dan daerah adalah dengan kaum muda, khususnya Ansor.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Oleh karena itu, Asep menginginkan pengurus yang dilantik dari PAC sampai Ranting menjadi pelopor di daerah masing masing.

Asep meneyebut pada tahun 2015 telah diadakan 13 putaran PKD. Sementara pada 2016 akan fokus Diklatsar. “Jika ada yang akan menggelar PKD harus dilaksanakan oleh PAC karena 2016 kita akan ingin mencetak 1000 pasukan banser di Kabupaten Tasikmalaya,” tegasnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Pelantikan PAC dan Ranting GP Ansor Se Kabupaten Tasikmalaya ini mengusung tema “Meneguhkan Islam Nusantara demi Terciptanya Sinergi Keislaman dan Keindonesiaan”. (Husni Mubarok/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jadwal Kajian, Habib PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah