Kamis, 21 Desember 2017

Menag: Pulanglah WNI, Jangan Terlibat Perang di Negeri Orang

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin berharap para pelajar, mahasiswa, dan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di Yaman agar mengikuti arahan Kedutaan Besar RI (KBRI) setempat dan Tim Evakuasi WNI untuk kembali ke Tanah Air.

Menag: Pulanglah WNI, Jangan Terlibat Perang di Negeri Orang (Sumber Gambar : Nu Online)
Menag: Pulanglah WNI, Jangan Terlibat Perang di Negeri Orang (Sumber Gambar : Nu Online)

Menag: Pulanglah WNI, Jangan Terlibat Perang di Negeri Orang

"Berjihadlah di Tanah Air membangun peradaban, bukan di negeri orang dengan menumpahkan darah," serunya dalam siaran pers yang diterima PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Ahad.

Menurut Lukman, situasi keamanan di Yaman kian tak menentu, bahkan makin mencemaskan akibat konflik bersenjata yang terus memanas. Pemerintah RI bertanggungjawab atas keselamatan jiwa setiap WNI. Kewajiban negara menyelamatkan jiwa warga negara. Karenanya, WNI yang ada di Yaman diminta lebih utamakan keselamatan diri.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

WNI, lanjut Menag, tidak perlu ikut-ikutan berperang dengan niat jihad membela salah satu kelompok yang bertikai. Peperangan itu lebih karena perkara politik berebut pengaruh dan kuasa. Masih banyak medan jihad di Tanah Air yang lebih substansial yang lebih dibutuhkan bagi kemaslahatan sesama.

"Berjihad bukan di negeri orang, apalagi dengan cara kekerasan menumpahkan darah. Berjihadlah di Tanah Air dengan membangun peradaban demi wujudkan kesejahteraan bagi sesama," tuturnya lagi. (Mahbib)

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Kajian PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Gus Dur itu Sang Pembela Sejati

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Haul kelima KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) digelar di kantor Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa Jl Raden Saleh Jakarta Pusat, Selasa (23/12). Acara yang digelar di lantai 4 tersebut berlangsung meriah.

Gus Dur itu Sang Pembela Sejati (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Dur itu Sang Pembela Sejati (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Dur itu Sang Pembela Sejati

Acara bertajuk “Gus Dur adalah Kita” ini menghadirkan beberapa narasumber antara lain Juru Bicara Presiden Gus Dur KH Yahya Cholil Staquf, Wasekjen PBNU Abdul Munim DZ, Budayawan Arswendo Atmowiloto, pelawak Kirun dan Tarsan, serta Dosen Antropologi Pascasarjana STAINU KH Agus Sunyoto.

Acara yang dimoderatori mantan Ketum PB PMII Abdul Malik Haramain ini berlangsung seru menyusul lontaran joke-joke Gus Dur yang disampaikan para pembicara.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sebelumnya, Muhaimin Iskandar menyampaikan pidato selaku Ketua Umum PKB dalam rangka Haul Kelima Gus Dur. Sejumlah kegiatan yang dijadwalkan tiga hari, 23-25 Desember 2014, diselenggarakan untuk memperingati lima tahun wafatnya tokoh NU, pendiri PKB dan juga Presiden keempat Indonesia KH Abdurrahman Wahid atau yang lebih akrab dipanggil Gus Dur itu.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

“Perjuangan Gus Dur sangat berarti bukan hanya buat PKB, namun juga bagi bangsa ini. Ya, kalau mau dirunut, cita-cita dan gagasan Gus Dur itu punjer-nya, basisnya adalah manusia. Untuk terus menjadikan pikiran, perjuangan dan pengalaman Gus Dur sebagai rujukan. Karena beliau masuk ke ruang-ruang di mana semua kita ada,” ujar Cak Imin.

Orang yang paling tertindas, lanjutnya, pernah merasa dibela Gus Dur. Orang kaya dan orang besar bahkan pernah dibela Gus Dur. “Saya bahkan tidak pernah mengira, Gus Dur yang sangat anti terhadap Pak Harto, ternyata juga membela Pak Harto. Ini sesuatu yang tidak kita sangka,” ungkapnya.

Senada dengan Cak Imin, Arswendo Atmowiloto yang pernah dibela Gus Dur soal berita di Tabloid Monitor pun menilai mantan Ketua Umum PBNU tiga periode ini pembela sejati. “Bagi saya, Gus Dur mungkin bukan wali. Ya, Gus Dur lebih tinggi dari itu. Aslinya, sampai sekarang pun saya yakin beliau itu dewa. Cuma nyamar jadi kiai,” ujar Arsendo disambut tepuk tangan hadirin.

Bagi dia, ukuran kemanusiaan yang disempatkan kepada Gus Dur tidak semuanya tepat. “Saya nggak habis pikir, bahwa apa untungnya membela saya. Toh saya nggak kenal dekat dengan Gus Dur. Bahkan gara-gara membela saya, Gus Dur disidang para kiai,” ucapnya. (Musthofa Asrori/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Berita, Anti Hoax, Kajian PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Hasyim Muzadi: Mayoritas Tayangan TV Merusak Akidah Umat

Pekalongan, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Hasyim Muzadi meminta berbagai pihak untuk mengawasi tayangan televisi Indonesia yang saat ini didominasi oleh adegan seksual, kekerasan, hura-hura, dan mistik.



Hasyim Muzadi: Mayoritas Tayangan TV Merusak Akidah Umat (Sumber Gambar : Nu Online)
Hasyim Muzadi: Mayoritas Tayangan TV Merusak Akidah Umat (Sumber Gambar : Nu Online)

Hasyim Muzadi: Mayoritas Tayangan TV Merusak Akidah Umat

"Mayoritas tayangan televisi itu merusak, terutama dalam masalah akidah umat," katanya saat memberikan taushiyah dalam acara "Doa Bersama untuk Keselamatan Bangsa" di Halaman Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pekalongan, Kamis (28/2) malam.

Dikatakannya, keluarga menjadi faktor terpenting dalam mengatasi pengaruh buruk siaran televisi. Para orangtua harus bisa mengarahkan anak-anaknya untuk memilih tayangan-tayangan yang baik. "Malah lebih baik tidak ada televisi daripada para orangtua tidak bisa menuntun anaknya, katanya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Pengasuh Pondok Pesantren Al-Hikam itu menyatakan, sejak era reformasi, berbagai pengaruh dan informasi dari layar televisi mudah sekali masuk ke Indonesia tanpa ada filter. Semua itu bisa jadi kebaikan tapi juga bisa berdampak negatif jika umat tidak bisa menggunakannya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Menurutnya, cara paling efektif yang bisa dilakukan oleh orang-perorang dalam menyaring berbagai pengaruh dan informasi yang masuk adalah dengan kembali kepada ajaran agama.

Pada kesempatan itu Kiai Hasyim meminta para tokoh agama dan berdakwah mengubah hal-hal yang batil atau merusak itu menurut kadar kemampuan masing-masing.

PBNU sendiri belum lama ini telah mengumpulkan para pakar, praktisi, pengamat, dan tokoh agama untuk membincang persoalan penting seputar dunia pertelevisian. PBNU juga menjalin kerjasama dengan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) untuk memberikan koreksi dan arahan terhadap berbagai siaran televisi. (han)Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Makam, Meme Islam PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

GP Ansor Jatim Tak Terpancing Video Provokasi ISIS

Surabaya, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur tidak mau terpancing dengan melakukan tindakan reaktif atas ancaman kelompok radikal ISIS. Ansor Jatim sudah melakukan deteksi cukup lama dari jejaring kelompok Islam garis keras.

"Tidak usah ditanggapi serius, karena gaya mereka nantang-nantang begitu sudah lagu lama," kata Ketua PW GP Ansor Jatim H Rudi Triwachid, di Surabaya, Sabtu (27/12).

GP Ansor Jatim Tak Terpancing Video Provokasi ISIS (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Jatim Tak Terpancing Video Provokasi ISIS (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Jatim Tak Terpancing Video Provokasi ISIS

Sebelumnya beredar video di laman Youtube, yakni seorang pria berkumis dan berjanggut dengan menggunakan bahasa Indonesia, mengancam Panglima TNI Jenderal, Polri, dan Banser (Barisan Ansor Serbaguna).

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Video berdurasi 04:01 menit yang diunggah oleh akun bernama Al-Faqir Ibnu Faqir pada 24 Desember 2014 tersebut berjudul "Ancaman Wahabi terhadap Polisi, TNI dan Densus 88, Banser".

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Pada awal tayangan, pria itu langsung menyebut Panglima TNI Jenderal Moeldoko, Kepolisian, dan Banser dengan sebutan laknatullah alaih. Pria itu mengatakan menunggu kedatangan TNI, Polri, dan Banser.

Sejauh ini belum diketahui sedang berada di mana saat video itu dibuat. "Apabila kalian tidak datang kepada kami, kami akan datang kepada kalian," kata pria tersebut.

Menurut Rudi Triwachid, ancaman ISIS tersebut hanya sekadar memancing masyarakat Indonesia agar bereaksi dan marah, terutama dari keluarga besar Gerakan Pemuda Ansor, TNI, dan Polri.

Kendati demikian, Rudi mengajak seluruh kader Ansor dan anggota Banser di Jawa Timur untuk melakukan koordinasi dengan pengurus NU, TNI dan Polisi untuk melakukan deteksi dini atas bibit radikalisme dan terorisme di daerah masing-masing.

"Model ISIS bukan cermin gerakan Islam, karena Islam adalah agama yang ramah dan rahmatan lil alamin," tandas pria kelahiran Lamongan ini. (Syaifullah/Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Jadwal Kajian, PonPes PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

LBMNU Akan Selenggarakan Halaqah Gizi

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pengurus Pusat Lembaga Bahtsul Masail Nahdlatul (LBMNU) akan menggelar halaqah bertema ”Pentingnya Gizi dalam Menciptakan Generasi Berkualitas” di gedung PBNU, Lantai 5, Jakarta Pusat, Kamis (14/3) siang.

Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj akan menjadi pembicara kunci pada forum ini. Para pembicara lainnya adalah Katib Aam PBNU KH Malik Madani, guru besar Fakultas Ekologi Manusia IPB Prof Dr Ir Hardiansyah, juga pejabat negara, seperti Dirjen Bina Gizi dan KIA Kemnterian Kesehatan RI dan Kepala BKKBN.

LBMNU Akan Selenggarakan Halaqah Gizi (Sumber Gambar : Nu Online)
LBMNU Akan Selenggarakan Halaqah Gizi (Sumber Gambar : Nu Online)

LBMNU Akan Selenggarakan Halaqah Gizi

Draf panduan kegiatan (TOR) yang diterima PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menyebutkan, agenda ini dilatarbelakangi permasalahan gizi anak ketika bayi diharuskan untuk tidak mendapatkan air susu langsung dari ibunya (ASI). Hal ini bisa disebabkan sang ibu sedang mengidap penyakit tertentu yang dapat membahayakan bayi atau ibunya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Makanan pengganti bagi bayi yang terganggu persoalan ASI ini sangat dibutuhkan untuk mencetak generasi mendatang yang berkualitas secara jasmani dan rohani. Anehnya, tidak sedikit masyarakat yang abai dengan gizi dan nutrisi selain ASI, baik yang sudah berbentuk susu formula atau yang lainnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

”Apalagi menyusui (radla’ah) merupakan sesuatu yang sangat dianjurkan dalam Islam. Setidaknya ada enam ayat al-Qur’an yang membicarakan perihal penyusuan anak, yaitu ayat 233 surat al-Baqarah, ayat 23 surat an-Nisa’, ayat 2 surat al-Hajj, ayat 7 juga ayat 12 surat al-Qashash dan ayat 6 surat ath-Thalaq,” demikian bunyi TOR.

 

Penulis: Mahbib Khoiron

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Pertandingan, Internasional PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Rabu, 20 Desember 2017

AM Fatwa: Tradisi Silaturrahmi Idham Cholid Layak Diteladani

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. AM Fatwa, salah satu politisi senior menuturkan, salah satu kepribadian KH Idham Chalid yang layak diteladani adalah kebiasaannya bersilaturrahmi dengan para kiai dan ummat.

“Beliau memiliki tradisi bersilaturrahmi yang sangat baik, setiap minggu berkeliling menemui para kiai. Ini persamaan beliau dengan Gus Dur,” katanya ketika melayat ke rumah duka di Cipete, Jakarta, Senin.

AM Fatwa: Tradisi Silaturrahmi Idham Cholid Layak Diteladani (Sumber Gambar : Nu Online)
AM Fatwa: Tradisi Silaturrahmi Idham Cholid Layak Diteladani (Sumber Gambar : Nu Online)

AM Fatwa: Tradisi Silaturrahmi Idham Cholid Layak Diteladani

Fatwa mengaku telah mengenal Idham Chalid sejak tahun 60-an. Ia menilai silaturrahmi yang dilakukannya juga menjadi salah satu kekuatan politiknya. “Beliau tak pakai teori politik macam-macam, tetapi dekat dengan kultur,” tandasnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kepada para tamunya, baik para ulama atau orang biasa yang datang dari luar Jakarta untuk berkunjung ke rumahnya juga selalu disambut dengan baik. “Beliau melayani kebutuhan umat yang jauh, selalu memberi kenangan apa adanya, meskipun nilainya kecil, tetapi sangat berarti buat mereka,” terangnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Tradisi seperti inilah yang sudah jarang terlihat dikalangan para tokoh umat dan partai berbasis Islam saat ini yang sudah bersikap birokratis terhadap tamu-tamu. “Beliau tak mempersulit menerima tamu, mereka yang datang selalu memberi informasi yang baik atau buruk, semuanya ada manfaatnya,” tandasnya.

Yang jelas, kemampuannya menjadi ketua umum PBNU selama 28 tahun menunjukkan kematangannya dalam berpolitik dan tak banyak orang yang mampu melakukannya.

"Beliau layaknya air, yang menjadi sumber kehidupan, sekaligus lentur, mampu menyesuaikan diri, tapi bukan berarti tidak punya pendirian, karena air juga memiliki kekuatan dahsyat," katanya. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Khutbah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Lembaga Falakiyah NU Banyuwangi Miliki Alat Canggih Pemantau Hilal

Banyuwangi, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Beberapa orang santri dari beberapa pesantren tampak sedang sibuk dengan berbagai peralatan yang terlihat canggih itu. Alat yang menyerupai teropong bintang itu diarahkan ke garis cakrawala. Mata mereka dipicingkan ke alat tersebut.

“Mereka sedang memantau posisi hilal untuk menentukan kapan jatuhnya awal bulan,” ungkap Sekretaris Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Banyuwangi Gufron Musthofa yang mendampingi kegiatan pemantauan hilal (rukyatul hilal) di Pusat Observasi Bulan (POB) Pantai Pancur, wilayah Balai Taman Nasional Alas Purwo, Tegaldlimo, Senin (31/10).

Lembaga Falakiyah NU Banyuwangi Miliki Alat Canggih Pemantau Hilal (Sumber Gambar : Nu Online)
Lembaga Falakiyah NU Banyuwangi Miliki Alat Canggih Pemantau Hilal (Sumber Gambar : Nu Online)

Lembaga Falakiyah NU Banyuwangi Miliki Alat Canggih Pemantau Hilal

Tak berapa lama, hasil pengamatan sudah terlihat dari monitor yang tersambung ke alat yang semacam teropong itu. “Sayang, kondisi langit yang sedang tertutup kabut, jadi hilal tidak bisa terlihat. Tapi, bulan baru sudah bisa diperkirakan jatuh pada besok (hari ini, red),” jelas Gufron.

Meski pengamatan hilal tidak tampak secara langsung, tim LFNU Banyuwangi dan para santri pegiat ilmu falak itu merasa puas. Alat-alat yang dipergunakannya bekerja secara optimal. “Ada tiga alat yang kami gunakan, Telescope Computerised, William Optic Tripled, dan Total Station Nikon D22+,” papar Gufron.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dengan alat-alat tersebut, kerja-kerja pengamatan bisa optimal. Proses rukyatul hilal tak lagi menggunakan peralatan sederhana seperti batang pipa yang dimodifikasi sedemikian rupa. Hasil pengamatan bisa terlihat secara digital sehingga bisa lebih akurat dalam menentukan hilal dan peristiwa astronomi lainnya.

“Ini alat-alat yang cukup canggih untuk rukyatul hilal. Karena harganya yang mahal, tak banyak yang memilikinya. Bisa jadi di Banyuwangi hanya NU yang punya, karena Kemenag (Kementerian Agama) Banyuwangi saja tidak punya,” tutur Ketua LFNU Banyuwangi Mustain Hakim beberapa waktu lalu.

Dengan berbagai peralatan tersebut, sangat membantu kerja LFNU Banyuwangi. Selain itu, juga memberikan semangat baru para pengurus untuk mengembangkan kajian falakiyah di Banyuwangi.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

“Selain rukyatul hilal pada bulan-bulan tertentu, seperti awal dan akhir Ramadhan, serta awal Dzulhijah, mulai bulan ini, kita akan mengadakan pengamatan rutin tiap akhir bulan hijriyah,” terang Hakim.

Untuk proses rukyatul hilal itu sendiri, LFNU bekerja sama dengan pihak Administrasi Balai Taman Nasional Alaspurwo, Banyuwangi. “Sedangkan pesertanya kami mengajak para santri yang berminat dengan studi falakiyah,” tuturnya.

Selain aktif melakukan rukyatul hilal, LFNU Banyuwangi juga melakukan pelatihan-pelatihan falakiyah dari satu pesantren ke pesantren lainnya. Bulan kemarin diadakan di PP. Al-Azhar, Sempu. “Untuk bulan ini di Pesantren Gumirih, Singojuruh,” terang Gufron.?

Pelatihan maupun rukyatul hilal sendiri, menurut Gufron, terbuka untuk umum. “Siapa saja yang berminat boleh untuk ikut. Bagi yang berminat bisa datang ke sekretariat kami di Kantor PCNU Banyuwangi,” pungkasnya. (Anang Lukman Afandi/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Kiai, News PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah