Minggu, 17 Desember 2017

Warga NU Kumpulkan Bantuan Banjir Lewat Jejaring Maya

Sampang, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Beberapa anak muda NU di Kabupaten Sampang Madura bahu-membahu membantu meringankan beban warga yang terendam banjir. Dalam waktu singkat, melalui jejaring sosial di dunia maya mereka berhasil mengumpulkan sejumlah dana dan langsung disalurkan kepada warga.

"Kami mengoptimalkan jaringan yang selama ini kita miliki," kata Muhammad Syamsuddin Abdul Muin. Jaringan yang dimaksud adalah komunikasi lewat jejaring facebook, blackberry messenger, tweeter dan sejenisnya. "Kebetulan yang saya miliki adalah komunitas NU di luar negeri," katanya.?

Warga NU Kumpulkan Bantuan Banjir Lewat Jejaring Maya (Sumber Gambar : Nu Online)
Warga NU Kumpulkan Bantuan Banjir Lewat Jejaring Maya (Sumber Gambar : Nu Online)

Warga NU Kumpulkan Bantuan Banjir Lewat Jejaring Maya

"Alhamdulillah, beberapa kawan dari luar negeri ikut memberikan donasi kepada kami," tandasnya. Ia berharap akan kian banyak warga NU dan masyarakat umum untuk memberikan perhatian terhadap bencana ini. "Ini demi meringankan beban mereka," tambahnya.?

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dalam waktu yang tidak terlampau lama, sudah terkumpul dana yang lumayan besar. Belum termasuk simpatisan dari kalangan NU setempat yang ikut peduli dengan penderitaan sesama. "Dari dana yang terhimpun, telah kami belikan makanan dan minuman serta telah didistribusikan ke sejumlah titik," kata mantan Wakil Katib PCINU Libya ini.

Sejumlah badan otonom NU seperti IPNU, IPPNU, Fatayat, Muslimat termasuk PCNU Sampang bahu membahu untuk menggalang bantuan dan mendistribusikannya ke lokasi bencana. "Bahkan banyak relawan dari para santri," bangganya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Untuk menampung bantuan berupa makan dan minuman serta barang, dikonsentrasikan di Kantor PCNU setempat, Jalan Diponegoro no 41 Sampang.?

Seperti diwartakan Kabupaten Sampang Jawa Timur tergenang. Curah hujan tinggi dan luapan dari sungai membuat sebagian wilayah terendam air. Sebanyak 10 desa dan 6 kelurahan di Kecamatan Kota terendam banjir dengan ketinggian air hingga leher orang dewasa. Kondisi ini tentu saja melumpuhkan seluruh aktifitas warga. Yang mendesak dilakukan adalah terdistribusinya logistik bagi para warga yang tidak bisa beraktifitas secara normal.

Redaktur ? ? : A. Khoirul Anam

Kontributor: Syaifullah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Pesantren PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Jawara Lomba Kesehatan, RSI Siti Hajar Galakkan Hidup Sehat

Sidoarjo, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Rumah Sakit Islam (RSI) Siti Hajar Sidoarjo meraih juara 1 lomba short movie dan juara 2 lomba hand-hygiene dance, dalam rangka peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-53 tahun 2017, yang digelar oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Sidoarjo.

Pada peringatan HKN ke-53 itu, banyak lomba tentang kesehatan yang diadakan oleh Dinkes Sidoarjo, salah satunya hand hygene dancing dan short movie tentang gerakan masyarakat hidup sehat (Germas), yang diikuti oleh 18 fasilitas pelayanan kesehatan se-kabupaten Sidoarjo. Alhasil, RSI Siti Hajar berhasil memborong juara 1 dan 2 pada perlombaan itu.

Jawara Lomba Kesehatan, RSI Siti Hajar Galakkan Hidup Sehat (Sumber Gambar : Nu Online)
Jawara Lomba Kesehatan, RSI Siti Hajar Galakkan Hidup Sehat (Sumber Gambar : Nu Online)

Jawara Lomba Kesehatan, RSI Siti Hajar Galakkan Hidup Sehat

Kepala marketing RSI Siti Hajar Sidoarjo Roypin Asmanto mengatakan, tema short movie yang diusung oleh tim RSI Siti Hajar adalah "time".  Pihaknya memilih tema itu karena dalam hidup, waktu itu terus berjalan. Jadi, waktu harus digunakan sebaik mungkin dan bermanfaat, sehingga tidak menyesal dikemudian hari.

"Film pendek yang kami buat berdurasi sekitar 6 menit 23 detik. Bagi yang masyarakat yang ingin melihat film tersebut, bisa buka di YouTube berjudul film pendek Germas 2017 RSI Siti Hajar Sidoarjo (Film Pendek Germas 2017 RSI Siti Hajar Sidoarjo)," kata Roypin, Kamis (30/11).

Selain meraih juara satu, lanjut Roypin, RSI Siti Hajar juga meraih juara 2 hand hygiene dancing. Pihaknya ingin meningkatkan gerakan cuci tangan di kalangan pasien, keluarga pasien, karyawan RSI Siti Hajar dan juga kalangan masyarakat umum tentang pentingnya cuci tangan, dengan langkah-langkah yang benar menurut WHO melalui kemasan yang lebih menarik yakni dengan tarian tangan.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

"Dengan diraihnya juara 1 dan 2 ini, kita berharap ikut andil dalam tindakan proaktif dan preventif dalam menggalakkan gerakan masyarakat hidup sehat. Adapun penyerahan hadiahnya diberikan pada puncak HKN di alun-alun Sidoarjo pada Rabu (15/11) lalu sekaligus penyerahan piala," katanya. 

Ia menjelaskan, selama ini RSI Siti Hajar terus melakukan penyuluhan gerakan masyarakat hidup sehat (Germas) di usia dini atau anak-anak sekolah pada kegiatan pemeriksaan kesehatan di TK atau program sosial kesehatan sekolah (PSKS).

"Di sekolah-sekolah kami juga melakukan penyuluhan yang dilakukan oleh Tim PKRS (Promosi Kesehatan Rumah Sakit), salah satunya dengan penyuluhan makan sayur dan buah oleh tim dokter dan ahli gizi RSI Siti Hajar Sidoarjo," pungkasnya. (Moh Kholidun/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Cerita, Anti Hoax PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ini Amanah PBNU untuk Anggota Arsinu

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Syahrizal Syarif berpesan kepada anggota Asosiasi Rumah Sakit Nahdlatul Ulama (Arsinu) agar memiliki ciri khas ke-NUan dalam pelayanan kesehatannya. Rumah sakit anggota Arsinu harus memerhatikan aspek profesionalitas, tetapi juga karakter ke-NUan.

Demikian disampaikan Syahrizal saat menutup Kongres Perdana Arsinu di Hotel Balairung, Matraman, Jakarta Pusat, Sabtu (17/9).

Ini Amanah PBNU untuk Anggota Arsinu (Sumber Gambar : Nu Online)
Ini Amanah PBNU untuk Anggota Arsinu (Sumber Gambar : Nu Online)

Ini Amanah PBNU untuk Anggota Arsinu

Salah satu hal yang harus menjadi pegangan adalah di satu sisi Arsinu mengurusi rumah sakit yang mengelola pelayanan kesehatan masyarakat, dan sisi lain ada regulasi yang perlu dikerjasamakan terkait dengan otorisasi layanan kesehatan umum.

Dalam hal ini anggota Arsinu di setiap daerah perlu melakukan komunikasi dan kerja sama dengan Dinas Kesehatan Provinsi misalnya, maupun dengan kedinasan terkait yang lain.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Lebih lanjut Syahrizal mengingatkan tugas berat Arsinu dalam menghadapi penyakit-penyakit global yang menyebar di sejumlah negara. Penyakit itu menurutnya bisa masuk ke Indonesia melalui travel (angkutan perjalanan), trade (perdagangan), dan turisme (pariwisata).

Penularan penyakit melalui tiga jalur ini secara umum menyebabkan kerugian di bidang ekonomi. Wabah terbaru yang mengancam adalah Zika, di mana beberapa kasusnya terjadi di Brazil, Columbia, dan Pourtariko.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

“Bukan hanya dalam menghadapi wabah besar, dalam situasi normal pun kita menghadapi beberapa persoalan kesehatan, misalnya kematian dini. Kematian dini harus dicegah. Peran rumah sakit sangat besar, karena terkait pengelolaan kasus. Untuk mencegah tingginya angka kematian dini, harus dilakukan upaya sejak dini.”

Dalam penanganan wabah dan kasus-kasus tersebut, NU dapat menerapkan kerja sama dengan sekolah-sekolah maupun pesantren. Karena itu, ia berharap Arsinu segera menyusun kepengurusan, kemudian menyusun program kerja. Keaktifan dan keterlibatan anggota sangat penting. Tanpa itu, Arsinu tidak akan ada apa-apanya.

“Selamat kepada Arsinu. Bekerjalah dengan profesional, menjaga etik, disertai keikhlasan dan kebersamaan. Semoga ini akan menjadi upaya kita untuk memperbesar NU,” pungkas Syahrizal. (Kendi Setiawan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Doa, Makam, Bahtsul Masail PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Doa untuk Palestina, Kegiatan yang Digagas Para Santri

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Acara Doa untuk Palestina yang diadakan di Graha Bhakti Budaya Taman Ismail Marzuki (TIM) Jakarta ini adalah produk daripada santri. Penggagas dan pelaksananya adalah santri.

Doa untuk Palestina, Kegiatan yang Digagas Para Santri (Sumber Gambar : Nu Online)
Doa untuk Palestina, Kegiatan yang Digagas Para Santri (Sumber Gambar : Nu Online)

Doa untuk Palestina, Kegiatan yang Digagas Para Santri

Demikian disampaikan Ulil Abshar Abdalla, Kamis (24/8) saat memberikan sambutan ketua panitia acara di hadapan hadirin yang memadati gedung Graha Bakti Budaya.

"Penggasnya adalah Gus Mus, santri senior," katanya.

Sedangkan, panitia penyelenggaranya adalah santri-santri dari Gusdurian, santri Rembang, dan santri-santri lainnya.

Malam ini, lanjut Ulil, adalah malam Palestina yang bertujuan untuk menggalang dan memobilisasi solidaritas masyarakat Indonesia untuk Palestina.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dalam acara ini, puisi-puisi dari penyair Palestina dibacakan. Seperti puisi berjudul Risalatun Ilallah karya Samiyah Al Qosim yang dibacakan oleh Fatin Hamamah.?

Sejumlah penyair dan tokoh nasional hadir dalam Malam Pembacaan Puisi-puisi Palestina tersebut. Di antaranya KH Ahmad Mustofa Bisri, Prof Abdul Hadi WM, Acep Zamzam Noor, Butet Kertaredjasa, Prof Quraish Shihab, Prof Ahmad Syafi’i Ma’arif, Prof Mahfudh MD, Taufiq Ismail, Joko Pinurbo, Sutardji Calzoum Bachri, Slamet Rahardjo, Renny Djajoesman, Habib Anis Sholeh Baasyin, Inayah Wahid, dan tokoh-tokoh lainnya. (Muchlishon Rochmat/Fathoni)

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nusantara, Daerah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sabtu, 16 Desember 2017

Krisis Rohingya Perpanas Hubungan Bangladesh-Myanmar

Dhaka, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kekerasan pemerintah Myanmar atas Rohingya tak hanya memaksa hampir 400.000 ribu etnis minoritas tersebut melakukan eksodus ke negara tetangga, tetapi juga membuat Bangladesh sebagai negeri tujuan pengungsi tertimpa beban. Bangladesh beberapa kali mengecam Myanmar terkait krisis kemanusiaan ini.

Belakangan hubungan keduanya kian panas ketika Bangladesh menuduh Myanmar berulang kali melanggar perbatasan kawasan udara. Bangladesh menilainya sebagai provokasi dan mengancam tentang konsekuensi tertentu bila tindakan itu terulang lagi.

Krisis Rohingya Perpanas Hubungan Bangladesh-Myanmar (Sumber Gambar : Nu Online)
Krisis Rohingya Perpanas Hubungan Bangladesh-Myanmar (Sumber Gambar : Nu Online)

Krisis Rohingya Perpanas Hubungan Bangladesh-Myanmar

Ratusan ribu Muslim Rohingya telah tiba di Bangladesh sejak mereka lari dari serbuan tentara Myanmar yang berdalih telah melakukan perburuan "teroris Bengali". Jumlahnya terus meningkat sejak 25 Agustus lalu. PBB menyebut krisis ini sebagai langkah "pembersihan etnis" oleh Myanmar.

Bangladesh, seperti dilansir Reuters, mengatakan bahwa pesawat tempur dan helikopter Myanmar melanggar kawasan udara sebanyak tiga kali, yakni pada 10, 12 dan 14 September,  dan telah meminta pejabat kedutaan besar Myanmar di Dhaka untuk melakukan komplain.

"Bangladesh menyampaikan keprihatinan mendalam atas pengulangan tindakan provokasi semacam itu dan menuntut agar Myanmar segera melakukan tindakan untuk memastikan bahwa pelanggaran kedaulatan semacam itu tidak terjadi lagi," kata kementerian di Myanmar dalam sebuah pernyataan pada Jumat malam. (Red: Mahbib)

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nusantara, IMNU PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Jumat, 15 Desember 2017

Bupati Inhu: Adakah yang Lebih Berjasa Selain NU dan Ulama?

Indragiri Hulu, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah?



Bupati Indragiri Hulu (Inhu) H. Yopi Arianto mengatakan organisasi Nahdlatul Ulama dan para ulama sangat berjasa pada negeri ini. Ia melontarkan hal itu pada pada pembukaan Liga Santri Nusantara Region V Riau-Kepri di Indragiri Hulu. ?

“Kalau kita ngaku sebagai orang Indonesia dan cinta NKRI, saya ingin tanya kepada hadirin sekalian, apakah ada yang lebih berjasa dibandingkan dengan Nahdlatul Ulama dan ulama?" tanyanya di tengah 10 ribuan massa yang memadati Stadion Nara Singa Rengat 27 Agustus lalu.

Bupati Inhu: Adakah yang Lebih Berjasa Selain NU dan Ulama? (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati Inhu: Adakah yang Lebih Berjasa Selain NU dan Ulama? (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati Inhu: Adakah yang Lebih Berjasa Selain NU dan Ulama?

Labih laniut Yopi menandaskan "Dari sejarah, kita belajar bahwa negeri ini merdeka dari darah dan airmata ulama, bukan pemberian gratis dari penjajah seperti negara sebelah," selorohnya yang disambut gelak tawa hadirin.?

Yopi melanjutkan, tidak akan ada peristiwa 10 November 1945 yang kemudian kita kenal sebagai Hari Pahlawan yang kita peringati setiap tahun bila KH Hasyim Asyari tidak pernah mengeluarkan Resolusi Jihad pada 22 Oktober 1945. "Catat itu!" tegasnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Yopi selanjutnya mengungkapkan keprihatinannya terhadap prestasi olahraga Indonesia di kancah regional dan internasional. "Kalau dahulu para ulama berjuang merebut kemerdekaan, tugas kita hari ini sebagai kaum santri adalah mengisinya. Salah satunya melalui prestasi olahraga. Bahwa olahraga adalah bagian dari marwah Bangsa yang harus diperjuangkan. Termasuk didalamnya sepakbola. LSN adalah jawaban dari pesantren untuk prestasi sepakbola di masa mendatang."

Seperti diketahui, perhelatan Liga Santri Nusantara Region V Provinsi Riau dipusatkan di Kabupaten Indragiri Hulu mengingat beberapa faktor, diantaranya adalah dukungan stakeholder daerah dan kesiapan infrastruktur olahraga dan fasilitas pendukung lainnya. Di Riau, LSN diikuti oleh 16 pesantren/kesebelasan dan di Kepulauan Riau juga diikuti oleh 16 kesebelasan. Riau dan Kepri tergabung dalam region yang sama, yakni Region Sumatra V.? (Ali/Abdullah Alawi)





Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bahtsul Masail, Berita PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Gus Sholah: Carilah Ilmu untuk Layani Masyarakat

Bandung, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng KH Salahuddin Wahid mengatakan, dahulu umat Islam Indonesia tertinggal dalam masalah dunia, lalu didirikanlah Perguruan Tinggi Islam untuk dapat memadukan keilmuan umum dan keagamaan.

Gus Sholah: Carilah Ilmu untuk Layani Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Sholah: Carilah Ilmu untuk Layani Masyarakat (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Sholah: Carilah Ilmu untuk Layani Masyarakat

Menurutnya, untuk menggapai kebahagiaan dan kebaikan hidup di dunia dan akhirat, seseorang juga harus belajar masalah keduniaan tapi dengan motivasi yang tak melulu duniawi.

“Semisal belajar ilmu kedokteran. Niatnya semata-mata karena untuk melayani masyarakat, karena bekerja untuk melayani masyarakat itu berbeda dengan bekerja untuk mencari uang,” ujar pria yang akrab disapa Gus Sholah ini.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Gus Sholah menyampaikan hal tersebut di hadapan mahasiswa dan masyarakat umum Bandung saat menghadiri acara Gema Aswaja Tabligh Akbar Nasional dalam rangka Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad Saw, Sabtu (24/5) malam, di masjid Ikomah UIN Sunan Gunung Djari, Bandung, Jawa Barat.

“Makanya kita dituntut untuk meninjau niat kita dalam menuntut ilmu,” katanya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Gus Sholah menegaskan, umat Islam di Indonesia menjadi acuan negara-negara Islam lain karena dapat memadukan ilmu agama dengan ilmu dunia. “Karena itulah kita mempunyai paham Aswaja yang menjadi Inspirasi umat Islam di luar Indonesia,” tutur Gus Sholah.

Belakangan ini, di UIN Sunan Gunung Djati Bandung sendiri, kegiatan keagamaan khususnya yang berhaluan Aswaja semakin semarak. Tokoh-tokoh dan mubaligh nasional kerap diundang untuk menghadiri kegiatan di lingkungan kampus. Respon mahasiswa serta masyarakat sekitar juga positif. (Muhammad Zidni Nafi’/Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Khutbah, RMI NU, Pendidikan PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah