Jumat, 15 Desember 2017

BEM INISNU Gelar Seminar Kepemudaan

Jepara, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Institut Islam Nahdlatul Ulama (INISNU) Jepara menggelar Seminar Kepemudaan: Pemuda dan Masa Depan Bangsa, di kampus INISNU, Selasa (21/5). Hadir sebagai pembicara H I’tishom Sulhan, peminat pendidikan dan Taufiqur Rohman, pengusaha Jepara. 

BEM INISNU Gelar Seminar Kepemudaan (Sumber Gambar : Nu Online)
BEM INISNU Gelar Seminar Kepemudaan (Sumber Gambar : Nu Online)

BEM INISNU Gelar Seminar Kepemudaan

Menurut Presiden BEM INISNU, Rifky Nurul Azhar melalui kegiatan dalam momentum Harkitnas itu pihaknya mengajak pemuda untuk lebih semangat membangun bangsa. 

“Momentum kebangkitan Nasional yang dulu pernah ditandai berdirinya organisasi Boedi Oetome itu saat ini kita sebagai pemuda harus tambah semangat,” katanya kepada BEM se-Karesidenan Pati yang turut hadir. 

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Semangat pemuda zaman dulu, himbau Rifky harus diteruskan pada kondisi sekarang ini. Mewakili Rektor INISNU, Mayadina Rohma Musfirah menyatakan seminar merupakan review perjalanan pergerakan 1908, 1928, 1945 dan seterusnya yang menurutnya Indonesia dibangun dari “bata” demi “bata”, dari “batu” demi “batu” dan tidak secara instan. 

Untuk itu, Pembantu Dekan III INISNU Jepara itu meminta pemuda menjadi sosok yang berkualitas agar kelak bisa menyelamatkan bangsa dan negaranya. 

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

H I’tishom Sulhan pemateri yang berbicara perspektif pendidikan menyampaikan seorang pemuda yang menempuh pendidikan S1 baru tahap qabiltu, mengutip istilah perkawinan. Konsep pendidikan minal mahli ilal lahdi sambungnya perlu dibuktikan dengan menempuh pendidikan diatasnya; S2 dan S3. “S2 itu istiqamah dan S3 kalo di keluarga itu merupakan sakinah, mawaddah warahmah,” lanjutnya. 

Pendidikan ungkap mantan kepala MA Darul Ulum Purwogondo itu mencakup 4 dimensi; sosial, budaya, ekonomi dan politik. Dari dimensi sosial seorang insan terpelajar paparnya harus mampu mengubah keadaan sosial. 

“Berkaitan dengan dimensi budaya, pendidikan harus mampu mendidik anak-anak menjadi shidiq, amanah, tabligh dan fathanah. Tidak seperti “fathanah” tetapi malah tidak fathanah,” sindirnya. 

Untuk dimensi ekonomi lanjutnya diharapkan lulusannya menjadi penggerak ekonomi nasional semisal berwirausaha dan membuka lapangan kerja untuk orang lain. Sedangkan dimensi politik tambah I’tishom sebagai warga yang baik boleh berpartisipasi dalam berpolitik asal dengan ramah dan santun. 

Sementara itu, Taufiqur Rohman dalam kesempatan itu menyampaikan, pemuda yang ingin menjadi pengusaha harus didasari dengan visi yang kuat. 

“Syarat utama menjadi pengusaha adalah punya kemauan. Jika takut dagangan tidak laku, takut bertemu dengan klien segera menuju ke masjid untuk bermunajat kepada Allah,” sebut Taufiq.  

Ia menegaskan menjadi pewirausaha imbuhnya juga merupakan upaya untuk merubah negeri. Kegiatan yang berlangsung setengah hari itu juga dimeriahkan penampilan grup musik Bosa(n) Berisi(k) yang menyuguhkan beberapa lagu Jawa beraliran Jazz. 

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Syaiful Mustaqim

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ulama PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Safari ‘Berlari’ PC IPNU-IPPNU Nganjuk

Nganjuk, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Spirit untuk menggenjot program dan kaderisasi di PC IPNU-IPPNU Nganjuk bukan isapan jempol belaka. Setelah pelantikan bulan Maret lalu, di awal April ini, pengurus IPNU-IPPNU Nganjuk “berlarian” untuk merealisasikan hasil rapat kerja dan mengawal kegiatan-kegiatan di tingkat bawahnya. Sebut saja dalam sehari, bisa jadi pengurus IPNU-IPPNU Nganjuk mengendarai roda duanya dari ujung utara menuju ujung selatan.?

Ahad pagi awal bulan April ini misalnya, pagi hari pengurus IPNU-IPPNU Nganjuk menghadiri istighotsah pelajar menghadapi UN di PAC Jatikalen (ujung utara), agak panas mereka bergeser ke PAC Kertosono untuk menghadiri peringatan harlah IPNU-IPPNU di Masjid Ar-Roudloh. Belum selesai, selepas dzuhur mereka bergeser ke PAC Prambon (Selatan) untuk menghadiri Konferensi Anak Cabang IPNU-IPPNU Prambon di Kantor MWC NU Prambon, di samping beberapa pengurus PC yang telah “dipatok” untuk mengawal konferancab dua tahunan tersebut. Malamnya pun masih menyempatkan untuk menghadiri acara dari kakak-kakak GP Ansor di luar kota.

Safari ‘Berlari’ PC IPNU-IPPNU Nganjuk (Sumber Gambar : Nu Online)
Safari ‘Berlari’ PC IPNU-IPPNU Nganjuk (Sumber Gambar : Nu Online)

Safari ‘Berlari’ PC IPNU-IPPNU Nganjuk

Spirit untuk memperbaiki keadaan dan membawa perubahan lebih baik ternyata bukan hanya orasi yang disampaikan ketika terpilih dan terlantik. Banyak agenda yang telah dikerjakan dalam masa jabatan yang belum genap seumur jagung. Penghidupan dan pengukuhan kembali PAC-PAC yang vakum terus digenjot, sebut saja PAC Loceret dan PAC Jatikalen. Invasi ke sekolah-sekolah untuk mendirikan komisariat-komisariat juga digalakkan habis-habisan.

“Sudah ada beberapa sekolah maupun madrasah yang menghubungi kami, ada juga sekolah dan madrasah yang kami sowani untuk pendirian komisariat IPNU-IPPNU. Berbagai pihak juga digandeng untuk mewujudkan mimpi besar tersebut, di antaranya LP Maarif NU,” ungkap Wahid yang juga mahasiswa IAI Tribakti Kediri.

Sosialisasi PD/PRT serta POA IPNU-IPPNU juga mulai dilaksanakan di PAC-PAC, mulainya dari PAC Baron. Tidak kalah kencangnya, bidang kaderisasi melaksanakan pemantapan pelatih Makesta-Lakmud bertempat di PAC Gondang, dikandung maksud, agar kebutuhan pelatihan dari “rencana besar” Komisariat-PAC-Ranting dapat didukung oleh tenaga yang profesional dan handal.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Tidak mau kalah, lembaga semi otonom CBP-KPP yang telah mulai “kerja, kerja, kerja”nya dengan makrab (malam keakraban) serta bakti sosial di Wilangan. Segera setelah ini, bekerja sama dengan lembaga pers akan melaksanakan diklat jurnalistik media daring.?

“Sirnalah gelap, terbitlah terang. Ini adalah masa kebangkitan dan perbaikan menyeluruh untuk PC IPNU-IPPNU Nganjuk. Semua juga tahu bahwa ujung tombak penanaman ideologi dan nasionalisme ada di masa pelajar, jadi IPNU-IPPNU Nganjuk harus menjadi garda awal Aswaja dan NKRI” tegas salah satu pembina PC IPNU Nganjuk yang jua alumni STAI Miftahul Ula Kertosono. Red: Mukafi Niam

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah AlaNu, Kiai PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kamis, 14 Desember 2017

Cincin, Batu Akik dan Sunnah Rasul

Bagi orang yang memiliki hobi mengumpulkan berbagai macam cindera mata dan pernak-pernik, ada baiknya menambah koleksinya dengan batu akik. Yaitu batu mulia yang memiliki warna yang indah dan elok dipandang. Hal ini tidak semata karena fungsinya sebagai perhiasan, tetapi juga nilai kesunnahan yang terdapat di dalamnya.?

Dalam fatawi Ibnu Hajar al-Haytami al-Kubro diterangkan bahwa terdapat beberapa hadits yang menerangkan hikmah penggunaan cincin dengan batu akik yang dapat mendatangkan berkah dan menghindarkan diri dari kefaqiran. Karena sesungguhnya mereka yang memakai cincin berbatu akik senantiasa menikmati keindahan.

Bahkan dalam satu hadits dhaif diterangkan bahwa batu yaqut warna kuning dapat mencegah pemakainya dari penyakit sampar (tha’un). Namun mengatasi batu akik itu sendiri yang terpenting adalah memakai cincin, meskipun cincin tanpa batu.Demikianlah keterangan lengkapnya:

وورد التختم بالعقÙ? Ù‚ أحادÙ? Ø« Ù…Ù? ها Ø£Ù? Ù‡ Ù? Ù? فى الفقر وأÙ? Ù‡ مبارك وإÙ? Ù…Ù? تختم به لم Ù? زل Ù? رى Ø®Ù? را وكلها لم Ù? ثبت Ù…Ù? ها Ø´Ù? ئ كما قاله الحفاظ وورد بسÙ? د ضعÙ? ف Ø£Ù? التختم بالÙ? اقوت الأصفر Ù? Ù…Ù? ع الطاعوÙ? وبما تقرر Ù…Ù? Ø£Ù? الفص تارة Ù? كوÙ? Ù…Ù? الخاتم وتارة Ù? كوÙ? Ù…Ù? غÙ? ره Ù…Ù? قولهم السابق Ù? جوز لبس الخاتم وإÙ? لم Ù? ÙƒÙ? فص...

Cincin, Batu Akik dan Sunnah Rasul (Sumber Gambar : Nu Online)
Cincin, Batu Akik dan Sunnah Rasul (Sumber Gambar : Nu Online)

Cincin, Batu Akik dan Sunnah Rasul

?

Redaktur: Ulil Hadrawy ? ?

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Daerah, Berita, Hadits PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ratusan Santri dan Siswa Maarif NU se-Lombok Tengah Ikuti Gerak Jalan

Loteng, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah - Wakil Bupati Lombok Tengah H Lalu Fathul Bahri melepas ratusan peserta gerak jalan indah di depan Bencingah Agung Adiguna Alun-Alun Tastura, Kamis (25/8). Kegiatan itu merupakan rangkaian perayaan HUT Ke-71 RI.

Gerak jalan itu khusus diikuti kalangan pelajar LP Ma’arif NU. “Gerak jalan ini murni diikuti santri yang sekolah di Yayasan Maarif se-Kabupaten Lombok Tengah,” kata Fathul usai melepas gerak jalan, Kamis (25/8).

Ratusan Santri dan Siswa Maarif NU se-Lombok Tengah Ikuti Gerak Jalan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ratusan Santri dan Siswa Maarif NU se-Lombok Tengah Ikuti Gerak Jalan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ratusan Santri dan Siswa Maarif NU se-Lombok Tengah Ikuti Gerak Jalan

Sedianya, gerak jalan ini dilakukan selang beberapa hari setelah 17 Agustus. Karena tersangkut banyaknya kegiatan pemerintahan, kegiatan ini diundur.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

“Memeriahkan gerak jalan ini, masing-masing pengurus NU di setiap kecamatan sudah membentuk panitia khusus. Sehingga semua santri yang ada di bawah binaan Ma’arif mendelegasikan pesertanya,” tuturnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kegiatan gerak jalan di kalangan santri mungkin ini kali pertama dilaksanakan di Lombok Tengah. Kegiatan ini akan menjadi pembuka bagi seluruh santri yang ada di daerah itu.

Rencananya, gerak jalan tahun depan dari semua madrasah baik di bawah naungan NU, Nahdlatul Wathan, dan Muhammadiyah. “Insya Allah kegiatan ini adalah pembuka ikon terbesar di kalangan santri, dalam memeriahkan 17 Agustus,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan di negara ini. Apa yang dilakukan ini merupakan bagian dari do’a.

“Memang kita tidak ikut berperang memperjuangkan kemerdekaan, namun memeriahkan dengan semacam ini merupakan bagian dari do’a,” ucapnya. (Hadi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Olahraga PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

JQHNU Sidoarjo Ajarkan Menulis Khat sesuai Kaidah

Sidoarjo,? PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Banyaknya guru SD/MI sampai SMA yang masih belum memahami tata cara menulis huruf Arab dengan kaidah benar, membuat Pengurus Cabang Jamiyyatul Qurra Wal Huffahz Nahdlatul Ulama (PC JQHNU) Sidoarjo menggelar acara pelatihan khat dengan tema Menulis Huruf Arab Sesuai dengan Kaidah dan Benar, yang akan digelar di Aula Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Ahad (12/2) mendatang.

Ketua PC JQHNU Sidoarjo, Imam Mukozali mengatakan, sekarang ini banyak sekolah dan lembaga Islam yang sering menyelenggarakan kegiatan atau lomba kaligrafi namun tidak dibarengi dengan cara menulis yang benar. Maka disinlah mereka akan mengetahui banyak hal terkait menulis khat dengan benar. Misalnya bagaimana menulis dari Alif sampai Ya.

"Kami menjalankan program bidang kaligrafi, dengan adanya program ini, mereka akan tahu jenis-jenis huruf Arab dengan berbagai macam tulisan. Pokoknya komplitlah. Insyaallah dalam satu hari tidak rugi. Apalagi setelah teori akan praktek langsung, dibimbing oleh instruktur yang profesional dalam bidangnya," kata Imam kepada PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Selasa (6/2).

JQHNU Sidoarjo Ajarkan Menulis Khat sesuai Kaidah (Sumber Gambar : Nu Online)
JQHNU Sidoarjo Ajarkan Menulis Khat sesuai Kaidah (Sumber Gambar : Nu Online)

JQHNU Sidoarjo Ajarkan Menulis Khat sesuai Kaidah

Hal ini juga akan menjadi ajang untuk melestarikan Sidoarjo yang sudah biasa menjadi juara dalam even MTQ maupun lainnya di bidang Kaligrafi tingkat Propinsi maupun Nasional. ? Pihaknya berharap, program ini akan membuat ruang dan wadah untuk membina para guru dan pecinta Al-Quran yang tidak hanya membaca tapi juga menulis. Karena kaligrafi itu indah.

"Oleh karena itu, kami mohon kepada Ketua PAC dan Komisariat JQHNU se-Kabupaten Sidoarjo wajib berpartisipasi mengirimkan peserta dalam kegiatan tersebut. Atas partisipasi dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. Semoga langkah kita senantiasa diridloi Alloh SWT," doanya. (Moh Kholidun/Zunus)

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Halaqoh, Aswaja PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sidang Pleno, Rais Aam Berharap Hasil Munas-Konbes Solutif

Lombok Barat, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Rais Aam PBNU KH Maruf Amin secara resmi membuka Sidang Pleno Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2017 yang digelar di Pondok Pesantren Darul Quran, Bengkel, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (25/11).

Sidang Pleno, Rais Aam Berharap Hasil Munas-Konbes Solutif (Sumber Gambar : Nu Online)
Sidang Pleno, Rais Aam Berharap Hasil Munas-Konbes Solutif (Sumber Gambar : Nu Online)

Sidang Pleno, Rais Aam Berharap Hasil Munas-Konbes Solutif

Sidang Pleno menjelang penutupan ini diisi laporan dari sidang-sidang komisi, antara lain Bahtsul Masail Maudluiyah, Bahtsul Masail Waqiiyah, Bahtsul Masail Qanuniyah, Organisasi, Program, dan Rekomendasi. Sebelumnya diskusi intensif dilaksanakan masing-masing komisi di forum terpisah.

Rais Aam berharap hasil dari keputusan Munas-Konbes NU kali ini menjadi solusi dan sumbangsih signifikan bagi kehidupan bangsa dan negara, dan bisa menjadi panduan bagi seluruh warga NU di berbagai tingkatan, mulai dari pusat, wilayah, cabang, wakil cabang, hingga ranting.

"Menjadi garis-garis yang akan menjadi panduan bagi langkah-langkah NU ke depan," kata Kiai Maruf didampingi Wakil Rais Aam KH Miftahul Ahyar.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sidang dipimpin oleh Ketua PBNU Robikin Emhas. Turut duduk di atas panggung, Wakil Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua PBNU H Marsudi Syuhud. Sidang pleno diikuti oleh seluruh peserta Munas-Konbes NU 2017 yang terdiri dari delegasi PWNU seluruh Indonesia, utusan pondok pesantren, dan lain sebagainya. 

Musyawirin (sebutan untuk peserta forum ini) sebelumnya tersebar di enam sidang komisi, yakni Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Waqi’iyyah (pembahasan masalah-masalah keagamaan aktual), Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Maudlu’iyyah (pembahasan masalah-masalah keagamaan tematik), Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Qanuniyyah (pembahasan masalah-masalah keagamaan berkaitan dengan perundang-undangan), Program, Organisasi, dan Rekomendasi.

Perhelatan yang dibuka Presiden Joko Widodo ini akan ditutup Wakil Presiden Jusuf Kalla sekitar pukul 13.30 WITA di lokasi sidang pleno. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Berita, Fragmen PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

LPJ PB PMII Diterima, Sidang Berjalan Lancar

Jambi, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) periode 2011-2013 berjalan lancar. Setiap Pengurus Cabang dari berbagai Nusantara memberikan pandangan dan sikap atas kinerja kepengurusan PB di bawah pimpinan Addin Jauharuddin.

"Kami yakin Pengurus Besar sudah memberikan komitmen untuk untuk mengabdi kepada PMII, mulai dari materi, tenaga dan pikiran untuk membesarkan PMII. Sehingga kami memberikan apresiasi yang sangat besar," kata Romel Masykuri, salah satu peserta Kongres PMII XVIII, Sabtu (7/6).

LPJ PB PMII Diterima, Sidang Berjalan Lancar (Sumber Gambar : Nu Online)
LPJ PB PMII Diterima, Sidang Berjalan Lancar (Sumber Gambar : Nu Online)

LPJ PB PMII Diterima, Sidang Berjalan Lancar

Dia mengatakan bahwa kepengurusan PB PMII selama dua tahun lebih sudah berjalan maksimal. Menurutnya, yang harus segera diperbaiki adalah? persoalan ketepatan dalam melaksakan Kongres. Pasalnya, lebih dari 200 cabang, 50 di antaranya mengkritik tentang ketidaktepan waktu Kongres.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kendati demikian, harus diakui bersama bahwa ada beberapa hal yang perlu diperbaharui tentang sistem dan management kaderisasi.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Adapun dalam pernyataan sikapnya terhadap LPJ PB PMII, 157 Pengurus Cabang (PC) 17 Pengurus Koordinator Cabang (PKC) menerima, sementara 54 PC dan 2 PKC menolak. Sehingga dengan otomatis PB PMII yang dipimpin oleh Addin dengan resmi nyatakan diterima. (Red: Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah AlaSantri, Quote PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah