Kamis, 14 Desember 2017

Ratusan Santri dan Siswa Maarif NU se-Lombok Tengah Ikuti Gerak Jalan

Loteng, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah - Wakil Bupati Lombok Tengah H Lalu Fathul Bahri melepas ratusan peserta gerak jalan indah di depan Bencingah Agung Adiguna Alun-Alun Tastura, Kamis (25/8). Kegiatan itu merupakan rangkaian perayaan HUT Ke-71 RI.

Gerak jalan itu khusus diikuti kalangan pelajar LP Ma’arif NU. “Gerak jalan ini murni diikuti santri yang sekolah di Yayasan Maarif se-Kabupaten Lombok Tengah,” kata Fathul usai melepas gerak jalan, Kamis (25/8).

Ratusan Santri dan Siswa Maarif NU se-Lombok Tengah Ikuti Gerak Jalan (Sumber Gambar : Nu Online)
Ratusan Santri dan Siswa Maarif NU se-Lombok Tengah Ikuti Gerak Jalan (Sumber Gambar : Nu Online)

Ratusan Santri dan Siswa Maarif NU se-Lombok Tengah Ikuti Gerak Jalan

Sedianya, gerak jalan ini dilakukan selang beberapa hari setelah 17 Agustus. Karena tersangkut banyaknya kegiatan pemerintahan, kegiatan ini diundur.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

“Memeriahkan gerak jalan ini, masing-masing pengurus NU di setiap kecamatan sudah membentuk panitia khusus. Sehingga semua santri yang ada di bawah binaan Ma’arif mendelegasikan pesertanya,” tuturnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kegiatan gerak jalan di kalangan santri mungkin ini kali pertama dilaksanakan di Lombok Tengah. Kegiatan ini akan menjadi pembuka bagi seluruh santri yang ada di daerah itu.

Rencananya, gerak jalan tahun depan dari semua madrasah baik di bawah naungan NU, Nahdlatul Wathan, dan Muhammadiyah. “Insya Allah kegiatan ini adalah pembuka ikon terbesar di kalangan santri, dalam memeriahkan 17 Agustus,” ujarnya.

Kegiatan ini merupakan bentuk penghormatan terhadap para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan di negara ini. Apa yang dilakukan ini merupakan bagian dari do’a.

“Memang kita tidak ikut berperang memperjuangkan kemerdekaan, namun memeriahkan dengan semacam ini merupakan bagian dari do’a,” ucapnya. (Hadi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Olahraga PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

JQHNU Sidoarjo Ajarkan Menulis Khat sesuai Kaidah

Sidoarjo,? PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Banyaknya guru SD/MI sampai SMA yang masih belum memahami tata cara menulis huruf Arab dengan kaidah benar, membuat Pengurus Cabang Jamiyyatul Qurra Wal Huffahz Nahdlatul Ulama (PC JQHNU) Sidoarjo menggelar acara pelatihan khat dengan tema Menulis Huruf Arab Sesuai dengan Kaidah dan Benar, yang akan digelar di Aula Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Ahad (12/2) mendatang.

Ketua PC JQHNU Sidoarjo, Imam Mukozali mengatakan, sekarang ini banyak sekolah dan lembaga Islam yang sering menyelenggarakan kegiatan atau lomba kaligrafi namun tidak dibarengi dengan cara menulis yang benar. Maka disinlah mereka akan mengetahui banyak hal terkait menulis khat dengan benar. Misalnya bagaimana menulis dari Alif sampai Ya.

"Kami menjalankan program bidang kaligrafi, dengan adanya program ini, mereka akan tahu jenis-jenis huruf Arab dengan berbagai macam tulisan. Pokoknya komplitlah. Insyaallah dalam satu hari tidak rugi. Apalagi setelah teori akan praktek langsung, dibimbing oleh instruktur yang profesional dalam bidangnya," kata Imam kepada PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Selasa (6/2).

JQHNU Sidoarjo Ajarkan Menulis Khat sesuai Kaidah (Sumber Gambar : Nu Online)
JQHNU Sidoarjo Ajarkan Menulis Khat sesuai Kaidah (Sumber Gambar : Nu Online)

JQHNU Sidoarjo Ajarkan Menulis Khat sesuai Kaidah

Hal ini juga akan menjadi ajang untuk melestarikan Sidoarjo yang sudah biasa menjadi juara dalam even MTQ maupun lainnya di bidang Kaligrafi tingkat Propinsi maupun Nasional. ? Pihaknya berharap, program ini akan membuat ruang dan wadah untuk membina para guru dan pecinta Al-Quran yang tidak hanya membaca tapi juga menulis. Karena kaligrafi itu indah.

"Oleh karena itu, kami mohon kepada Ketua PAC dan Komisariat JQHNU se-Kabupaten Sidoarjo wajib berpartisipasi mengirimkan peserta dalam kegiatan tersebut. Atas partisipasi dan kerjasamanya kami ucapkan terima kasih. Semoga langkah kita senantiasa diridloi Alloh SWT," doanya. (Moh Kholidun/Zunus)

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Halaqoh, Aswaja PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sidang Pleno, Rais Aam Berharap Hasil Munas-Konbes Solutif

Lombok Barat, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Rais Aam PBNU KH Maruf Amin secara resmi membuka Sidang Pleno Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama 2017 yang digelar di Pondok Pesantren Darul Quran, Bengkel, Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Sabtu (25/11).

Sidang Pleno, Rais Aam Berharap Hasil Munas-Konbes Solutif (Sumber Gambar : Nu Online)
Sidang Pleno, Rais Aam Berharap Hasil Munas-Konbes Solutif (Sumber Gambar : Nu Online)

Sidang Pleno, Rais Aam Berharap Hasil Munas-Konbes Solutif

Sidang Pleno menjelang penutupan ini diisi laporan dari sidang-sidang komisi, antara lain Bahtsul Masail Maudluiyah, Bahtsul Masail Waqiiyah, Bahtsul Masail Qanuniyah, Organisasi, Program, dan Rekomendasi. Sebelumnya diskusi intensif dilaksanakan masing-masing komisi di forum terpisah.

Rais Aam berharap hasil dari keputusan Munas-Konbes NU kali ini menjadi solusi dan sumbangsih signifikan bagi kehidupan bangsa dan negara, dan bisa menjadi panduan bagi seluruh warga NU di berbagai tingkatan, mulai dari pusat, wilayah, cabang, wakil cabang, hingga ranting.

"Menjadi garis-garis yang akan menjadi panduan bagi langkah-langkah NU ke depan," kata Kiai Maruf didampingi Wakil Rais Aam KH Miftahul Ahyar.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sidang dipimpin oleh Ketua PBNU Robikin Emhas. Turut duduk di atas panggung, Wakil Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar, Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Ketum PBNU KH Said Aqil Siroj, Ketua PBNU H Marsudi Syuhud. Sidang pleno diikuti oleh seluruh peserta Munas-Konbes NU 2017 yang terdiri dari delegasi PWNU seluruh Indonesia, utusan pondok pesantren, dan lain sebagainya. 

Musyawirin (sebutan untuk peserta forum ini) sebelumnya tersebar di enam sidang komisi, yakni Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Waqi’iyyah (pembahasan masalah-masalah keagamaan aktual), Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Maudlu’iyyah (pembahasan masalah-masalah keagamaan tematik), Bahtsul Masail ad-Diniyyah al-Qanuniyyah (pembahasan masalah-masalah keagamaan berkaitan dengan perundang-undangan), Program, Organisasi, dan Rekomendasi.

Perhelatan yang dibuka Presiden Joko Widodo ini akan ditutup Wakil Presiden Jusuf Kalla sekitar pukul 13.30 WITA di lokasi sidang pleno. (Mahbib)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Berita, Fragmen PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

LPJ PB PMII Diterima, Sidang Berjalan Lancar

Jambi, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) periode 2011-2013 berjalan lancar. Setiap Pengurus Cabang dari berbagai Nusantara memberikan pandangan dan sikap atas kinerja kepengurusan PB di bawah pimpinan Addin Jauharuddin.

"Kami yakin Pengurus Besar sudah memberikan komitmen untuk untuk mengabdi kepada PMII, mulai dari materi, tenaga dan pikiran untuk membesarkan PMII. Sehingga kami memberikan apresiasi yang sangat besar," kata Romel Masykuri, salah satu peserta Kongres PMII XVIII, Sabtu (7/6).

LPJ PB PMII Diterima, Sidang Berjalan Lancar (Sumber Gambar : Nu Online)
LPJ PB PMII Diterima, Sidang Berjalan Lancar (Sumber Gambar : Nu Online)

LPJ PB PMII Diterima, Sidang Berjalan Lancar

Dia mengatakan bahwa kepengurusan PB PMII selama dua tahun lebih sudah berjalan maksimal. Menurutnya, yang harus segera diperbaiki adalah? persoalan ketepatan dalam melaksakan Kongres. Pasalnya, lebih dari 200 cabang, 50 di antaranya mengkritik tentang ketidaktepan waktu Kongres.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kendati demikian, harus diakui bersama bahwa ada beberapa hal yang perlu diperbaharui tentang sistem dan management kaderisasi.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Adapun dalam pernyataan sikapnya terhadap LPJ PB PMII, 157 Pengurus Cabang (PC) 17 Pengurus Koordinator Cabang (PKC) menerima, sementara 54 PC dan 2 PKC menolak. Sehingga dengan otomatis PB PMII yang dipimpin oleh Addin dengan resmi nyatakan diterima. (Red: Mahbib Khoiron)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah AlaSantri, Quote PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Rabu, 13 Desember 2017

Tebar Perdamaian dengan Shalawat

Jember, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Seperti diketahui, di kawasan Puger, Jember Jawa Timur pernah terjadi gesekan di akar rumput. Sejumlah ikhtiar dilakukan agar kekerasan tidak meluas. Kini suasana telah kondusif karena masing-masing pihak saling menghargai.

Untuk semakin menebar perdamaian di tingkat masyarakat pesisir tersebut, PW Lakpesdam NU Jawa Timur bekerjasama dengan TAF serta  Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan menyelenggarakan Puger Bershalawat untuk Perdamaian, Sabtu (22/8) lalu.

Tebar Perdamaian dengan Shalawat (Sumber Gambar : Nu Online)
Tebar Perdamaian dengan Shalawat (Sumber Gambar : Nu Online)

Tebar Perdamaian dengan Shalawat

"Kita ingin terus membangun perdamaian khususnya di kawasan ini, karena rasa aman dan nyaman adalah hak yang paling asasi dalam diri dan sebagai warga negara," terang Iskandar Ritonga, Ketua PW Lakpesdam NU Jatim.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Iskandar Ritonga juga berharap semua pihak agar turut memberikan rasa aman bagi lingkungan sekitar. "Pihak keamanan juga hendaknya bisa berperan optimal agar kedamaian yang sudah kita rintis bersama, bisa terus dijaga dengan pemantauan yang maksimal," kata dosen UIN Sunan Ampel Surabaya ini.

Sekitar seribu masyarakat setempat hadir di acara ini. Tampak di kursi undangan, KH Khoir Zad Maddah dan KH Hasyim Wafir dari PCNU Kencong. Juga berkenan memberikan mauidzhah, KH Ali Maschan Moesa dari Surabaya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Antusias masyarakat semakin tinggi untuk hadir karena ada penampilan grup shalawat Al-Muwashalah pimpinan Hilmi Ajmal Mubarrok dari Jember. (Syaifullah/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah PonPes, Pesantren, Kajian PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

KMNU Belanda Sorot Posisi Indonesia di Tengah Konflik Palestina-Israel

Amsterdam, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah - Keluarga Mahasiswa Nahdlatul Ulama (KMNU) Belanda merespon konflik Palestina dan Israel yang makin memanas saat ini. Bekerja sama dengan PPI Amsterdam dan ILUNI UI, KMNU Belanda menggelar diskusi publik bertajuk Palestina Merana, Indonesia Harus Bagaimana? di Kampus Vrije Universiteit Amsterdam, Senin (31/7).

Hadir sebagai narasumber aktivis Lakpesdam NU Belanda Hadi Rahmat Purnama (Kandidat Ph.d bidang Transnational Legal Studies, Faculty of Law, Vrije Universiteit Amsterdam) dan Ketua KMNU Belanda Dito Alif Pratama (Kandidat Master bidang Peace, Trauma and Religion, Vrije Universiteit Amsterdam). Forum ini dimoderatori oleh Abdullah Muslich Rizal Maulana (Kandidat Master bidang interreligious studt, Vrije Universiteit Amsterdam).

KMNU Belanda Sorot Posisi Indonesia di Tengah Konflik Palestina-Israel (Sumber Gambar : Nu Online)
KMNU Belanda Sorot Posisi Indonesia di Tengah Konflik Palestina-Israel (Sumber Gambar : Nu Online)

KMNU Belanda Sorot Posisi Indonesia di Tengah Konflik Palestina-Israel

Hadi Purnama yang juga Ketua ILUNI UI menjelaskan pentingnya melihat konflik ini dari dua sudut pandang hukum internasional, pertama peremptorynorms artinya bahwa wilayah mandat mempunyai hak untuk “menentukan nasib sendiri” (self-determination) atau merdeka. Kedua, pelarangan penguasaan wilayah yang dianeksasi melalui perang.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ia menegaskan bahwa berdasarkan “Partition Plan” Majelis Umum PBB tahun 1947, 43% wilayah mandat Palestina adalah klaim sah dari populasi Arab, maka dari itu tambahan 25% klaim wilayah dari Israel atas wilayah Palestina setelah perang kemerdekaan Israel tahun 1948 adalah tidak sah.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Hal ini diperkuat oleh Resolusi 242 dan 338 dari Dewan Keamanan PBB yang mengharuskan Israel untuk mundur sampai garis Armistice 1949 bukan garis yang sesuai dengan “Paritition Plan” 1947. Di sisi lain dalam Perjanjian Oslo 1988 dan 1993, PLO? mengakui batas wilayah Israel yang diperluas.

Oleh karenanya, pemukiman Israel yang saat ini berada di wilayah Palestina dan Jerusalem Timur merupakan pelanggaran atas kesepakatan antara Israel dan PLO. Hal ini diperkuat oleh Putusan Mahkamah Internasional (MI) pada tahun 2004 tentang “Legal consequences of the construction of a wall in the ocuppied Palestian territory.

Ia menegaskan bahwa tindakan Israel dan negara-negara pendukungnya yang menolak resolusi Majelis Umum PBB merupakan pelanggaran hukum internasional yang serius.

Hadi menegaskan, pemerintah Indonesia harus konsisten untuk mendukung kemerdekaan Palestina dan tidak boleh goyah sedikitpun.

“Yang penting dan harus kita lakukan saat ini adalah konsisten dengan langkah politik yang kita pilih. Kalau saat ini kita mendukung kemerdekaan Palestina dan menolak hubungan diplomatik dengan Israel, langkah ini yang harus terus kita pertahankan, sampai nantinya suasana berubah, yaitu saat konflik Israel-Palestina mereda, Palestina merdeka secara utuh, baru kita pikirkan langkah membangun hubungan diplomasi dengan Israel,” kata Hadi. (Red Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah RMI NU, Ubudiyah, Kajian PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Fatayat NU Jatim Ajak Perbaiki Adab Bangsa

Surabaya,PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Selama dua hari (16-17/5), PW Fatayat NU Jawa Timur melangsungkan kegiatan dalam rangkaian harlah yang ke-65 tahun. Kegiatan dipusatkan di jalan Masjid al-Akbar Timur 9 Surabaya yang juga kantor PWNU Jatim.

Fatayat NU Jatim Ajak Perbaiki Adab Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat NU Jatim Ajak Perbaiki Adab Bangsa (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat NU Jatim Ajak Perbaiki Adab Bangsa

"Untuk hari ini kegiatan diisi dengan lomba fashion show dengan tema batik, handycraft, artikel, presenter, senam dan bazar," kata Hikmah Fafagih, Sabtu (16/5). Ketua Fatayat NU Jawa Timur ini mengemukakan bahwa untuk seluruh lomba diselenggarakan di kantor PWNU Jatim. Sedangkan khusus untuk bazar produk unggulan ditempatkan di parkir utara kantor tersebut.

Mbak Hikmah, sapaan akrabnya, mengemukakan bahwa tema yang diambil harlah kali ini adalah "Ikhtiar Fatayat NU menuju Indonesia Berkeadaban". Terkait tema tersebut ia menandaskan bahwa Fatayat yang merupakan kumpulan aktivis perempuan muda NU, sadar dengan kelemahan dan kekurangan yang dimiliki. "Karenanya kita akan terus berusaha untuk melakukan berbagai karya nyata," katanya kepada PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Pun demikian, kita harus sadar bahwa ada sesuatu yang salah dari bangsa ini yang harus dibangun bersam-sama menuju keberadaban. "Karena itu bersama Fatayat NU, mari kita bangun ulang keadaban kita tentunya dengan Islam Ahlus Sunnah wal Jamaah atau yang kita kenal dengan Islam Nusantara," terangnya.

Sejumlah lomba dan kegiatan yang diselenggarakan sebagai wahana bagi kesinambungan kader baru Fatayat NU mendatang. "Kita ingin memunculkan kader penulis, desainer, juga mereka yang sehat," ungkapnya. Demikian juga dengan adanya bazar produk unggulan yang diikuti utusan dari kepengurusan di kabupaten kota se-Jawa Timur, lanjutnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kegiatan ini diikuti 37 kepengurusan PC Fatayat NU se-Jatim. "Ada beberapa utusan yang berhalangan datang karena berbarengan dengan kegiatan lain," terangnya.

Prinsipnya, usai kegiatan ini akan ada tindaklanjut terkait lomba yang telah diselenggarakan. "Kita telah mengadakan kerjasama dengan Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia atau APPMI agar sejumlah hasil desain perancang muda tersebut bisa dikomunikasikan," kata dosen Universitas Islam Malang ini.

 

Sedangkan khusus untuk bazar produk unggulan, hal ini sebagai bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi warga. "Beberapa kali pelatihan keterampilan telah diselenggarakan di sejumlah tempat yang bekerjasama dengan dinas terkait maupun tambahan permodalan hingga terbentuknya koperasi," ungkapnya. Sejumlah pameran produk unggulan yang ditampilkan saat bazar maupun lomba handycraft adalah upaya pemberdayaan ekonomi dan keterampilan tersebut, lanjutnya.

 

Hari Ahad (17/5) besok, kegiatan terkonsentrasi dalam resepsi harlah. "Insyaallah Menpora, Imamk Nahrawi hadir, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, Ketua DPRD H A Halim Iskandar dan ketua partai politik dan ormas maupun mitra jejaring fatayat juga akan datang," pungkasnya. (Syaifullah/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Kiai, Internasional PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah