Sabtu, 04 November 2017

Permata Kalung Barzanji Masih Dipentaskan Malam Ini

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah  . Kalung Permata Barzanji, naskah karya WS Rendra yang dibawakan sekitar 50 santri dari 9 pesantren daerah Babakan Ciwaringin, Cirebon, Jawa Barat, masih akan dipentaskan di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Sabtu (8/2) pukul 20.00.

Permata Kalung Barzanji Masih Dipentaskan Malam Ini (Sumber Gambar : Nu Online)
Permata Kalung Barzanji Masih Dipentaskan Malam Ini (Sumber Gambar : Nu Online)

Permata Kalung Barzanji Masih Dipentaskan Malam Ini

Malam sebelumnya, Jumat (7/2) dipentaskan di tempat yang sama. Beberapa minggu sebelumnya, sudah dipentaskan pula di Cirebon, Brebes, dan Tegal dengan penonton ribuan.

“Keren banget, memukau, menggetarkan penonton sampai layar diturunkan,” komentar KH Husein Muhammad melalui akun pribadinya yang memang menonton tadi malam.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kiai asal Cirebon ini menilai, pementasan para santri dengan sangat fasih, mendendangkan madah-madah kenabian Muhammad, kritik-kritik sosial-politik yang menggugah.

Seharusnya, dia menambahkan, karya kreatif seni budaya semacam ini, menjadi model dakwah ke depan, menggantikan dakwah orasi yang agitatif, kering makna dan provokatif. “Publik yang belum nonton, dianjurkan menontonnya nanti malam di tempat yang sama,” imbaunya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sementara sang sutradara, Ken Zuraida, mengemukakan kaget dengan capaian para santri yang tak biasa dengan pementasan seperti ini, “Bayangkan mereka hanya berlatih 10 jam dalam seminggu. Saya biasanya melatih untuk pementasan, 6 jam sehari,” ungkapanya, selepas pementasa, di TIM, Jakarta, Jumat (7/2).

HTM pementasan: Balkon 50rbu Kursi bawah 100 rbu, VIP 250rbu, CP: Alice 0852 2377 3456. Informasi pemesanan tiket juga bisa melalui: TIM (021) 3193 7325 / 3193 7357 Untung: 9735 9735, Hemma 0857 1935 1935. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nahdlatul Ulama, Sholawat, Halaqoh PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Imam Al-Amin Beirut Apresiasi Kiprah PCINU Lebanon

Beirut, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Jumat (24/11) pagi bakda shubuh, di jantung kota Beirut, tepatnya di Aula Masjid Muhammad al-Amin, para kader Nahdliyyin yang tersebar di seluruh penjuru Lebanon berkumpul. Mereka menghadiri program pengajian bersanad dalam acara rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam yang digelar PCINU Lebanon.

Dalam pengajian kali ini, kitab dibacakan oleh Samahatissyeikh Amin al-Kurdi yang merupakan Aminul Fatwa otoritas keagamaan tertinggi di Lebanon, sekaligus Imam Masjid Al-Amin Beirut, Lebanon.

Imam Al-Amin Beirut Apresiasi Kiprah PCINU Lebanon (Sumber Gambar : Nu Online)
Imam Al-Amin Beirut Apresiasi Kiprah PCINU Lebanon (Sumber Gambar : Nu Online)

Imam Al-Amin Beirut Apresiasi Kiprah PCINU Lebanon

Bukan hanya kalangan akademisi Nahdliyyin Indonesia saja, kegiatan juga dihadiri oleh para akademisi dan murid-murid syekh Amin sendiri. Sekitar lebih dari 70 peserta memadati ruangan basement 1 yang disediakan oleh imarah masjid dari awal pengajian hingga hampir memasuki waktu shalat Jumat.

Lamanya waktu tersebut guna mengkhatamkan kitab Asy-Syamail al-Muhammadiyyah karya imam besar At-Tirmidzi.

Selain program pengajian ijazahan kitab ini, PCINU Lebanon juga mengadakan semacam ihtifal atau perayaan dan pembacaan maulid dibai yang akan bekerjasama dengan KBRI Beirut sebagai tuan rumah nantinya dengan mengundang seluruh warga negara Indonesia dan masyayekh yang ada di Lebanon.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Syaikh Amin al-Kurdi sangat mengapresiasi rangkaian program ini dan juga bangga bisa bekerjasama dengan salah satu organisasi keagamaan terbesar di Indonesia. Ia mengatakan pernah berkunjung ke Indonesia dalam acara International Summit of Islamic Leaders di Jakarta pada tahun 2016 silam. Bahkan ia juga mendatangi Kantor Pengurus Besar NU di Jakarta.

Syaikh Amin juga bekerjasama dengan KBRI Beirut dalam ihwal pendidikan. Terhitung saat ini atas kerja sama tersebut, sekitar 20 mahasiswa bisa meneruskan studi baik di jenjang S1 maupun S2 di bawah Yayasan Darul Fatwa yang merupakan otoritas keagamaan tertinggi di Lebanon.

Selain itu, tahun ini akan kembali datang mahasiswa dari Indonesia di Lebanon yang melanjutkan melalui yayasan tersebut.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Syaikh Amin berharap agar bisa bekerjasama lebih lanjut dengan organisasi Nahdlatul Ulama, serta bisa menyesuaikan program-program yang nantinya bisa menyejahterakan kader-kader Nahdliyyin di Lebanon, khususnya dalam hal pendidikan dan keagamaan. 

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tegal, Ubudiyah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Lakpesdam Harus Menjadi Dinamisator NU

Lamongan,PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Rapat Koordinasi Kerja (Rakorja) Lakpesdam NU Lamongan dilaksanakan di Tretes, Pasuruan, pada Ahad-Senin (7-8/12). Rakorja ini dilaksanakan guna menindaklanjuti hasil Musykercab NU Lamongan yang dilaksanakan pada 9 November 2014 di Aula Makam Maulana Ishaq Paciran Lamongan.

Rakorja ini diikuti oleh semua pengurus Lakpesdam NU Lamongan dan dibuka secara resmi oleh Drs. Imam Ghozali, Sekretaris PCNU Lamongan.

Lakpesdam Harus Menjadi Dinamisator NU (Sumber Gambar : Nu Online)
Lakpesdam Harus Menjadi Dinamisator NU (Sumber Gambar : Nu Online)

Lakpesdam Harus Menjadi Dinamisator NU

Rakorja ini bermaksud untuk meneguhkan makna eksistensial Lakpesdam sebagai pengemban mandat konsep PSDM (Pengembangan Sumber Daya Manusia) yang menjadi pilar ke-4 NU, setelah Khittah Nahdliyyah, Muqaddimah Qanun Asasi, dan konsep Mabadi Khoiro Ummah.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sebagaimana ditegaskan secara eksplisit dalam AD-ART NU, Lakpesdam adalah perangkat departementasi NU yang bergerak di bidang kajian dan pengembangan sumber daya manusia. Sejalan dengan prinsip itu, pada Rakorja kali ini Lakpesdam Lamongan memutuskan bahwa khidmah gerakannya akan konsentrasi dalam tiga bidang garapan utama, kejamiyyahan, kejamaahan dan keideologian ahlussunnah wal-jamaah.

Visi Lakpesdam Lamongan 2014 ialah ialah dinamisasi jam‘iyyah, transformasi Jama‘ah dan revitalisasi Ahlussunnah wal-Jama‘ah. Sebagai misinya, Lakpesdam Lamongan mencanangkan penataan struktur dan perangkat NU; meningkatkan peran dan daya-tawar strategis NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara; menciptakan NU sebagai pusat lalu-lintas informasi dan peluang kemajuan jama‘ah.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Selain itu juga tranformasi kesadaran berjama‘ah menuju kesadaran berjam‘iyyah, mendorong partisipasi-aktif warga NU dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara, penguatan posisi dan daya-tawar warga NU dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.

Serta mendorong kemandirian warga NU, internalisasi dan promosi nilai-nilai dan ajaran Ahlussunnah wal-Jama‘ah, memperkuat tradisi dan amaliah Ahlussunnah wal-Jama‘ah sebagai media konsolidasi dan penataan keorganisasian NU.

Makhrus Ali, Ketua Lakpesdam NU Lamongan dalam sambutanya mengatakan garis besar perjuangan Lakpesdam bertekad untuk menjadi dinamisator jam‘iyyah, transformator jama‘ah dan inovator dalam pengamalan dan pengembangan Ahlussunnah wal-Jama‘ah"

Pada Rakorja ini berhasil diputuskan pilar-pilar program Lakpesdam Lamongan: Diklat Kader Pelopor, Pemetaan dan pemberdayaan potensi warga NU serta promosi akidah Ahlussunnah wal-Jamaah.Juga dicanangkan Akademi Lakpesdam dan Lakpesdam Award.

Drs. Imam Ghozali, Sekretaris PCNU Lamongan dalam arahanya mengatakan, Keikhlasan harus menjadi modal utama para pengurus Lakpesdam. “Yakinlah bahwa dengan keikhlasan itu kita akan memperoleh yang lebih banyak dan lebih baik lagi sebagai "ganti" dari pengabdian di dalam NU,” katanya. (Akmal/Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Habib, Nasional PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PBNU Dukung Anggaran Pro Rakyat Miskin

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Setiap tahunnya, Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) selalu mengalami peningkatan bahkan untuk tahun 2009 diperkirakan lebih dari 1.000 Trilyun. Namun demikian, alokasinya untuk rakyat miskin masih rendah sehingga kemiskinan masih menjadi pandangan umum di negeri yang kaya sumber daya alam ini.

Ketua PBNU H Ahmad Bagdja menyatakan dukungannya terhadap upaya terwujudnya APBN yang lebih pro pada rakyat miskin dengan menandatangani ikrar bersama sejumlah komponen masyarakat lain dalam seminar Pro Poor Budgeting yang diselenggarakan oleh Gerakan Nasional Pemberantasan Korupsi (GNPK-NU) bersama dengan Persekutuan Geraja-Geraja Indonesia atau PGI dan LSM Prakarsa di Jakarta, Senin (11/8).

PBNU Dukung Anggaran Pro Rakyat Miskin (Sumber Gambar : Nu Online)
PBNU Dukung Anggaran Pro Rakyat Miskin (Sumber Gambar : Nu Online)

PBNU Dukung Anggaran Pro Rakyat Miskin

Bagdja menceritakan sebuah pengalaman yang menarik tentang masih rendahnya pemahaman anggota DPRD terhadap kepentingan masyarakat. Dalam sebuah perjalanan di Jawa Tengah, salah seorang anggota DPRD yang menemaninya menuturkan bahwa ia telah memperjuangkan berdirinya sebuah gapura pembatas antar kabupaten yang menelan biaya 800 juta.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

“Dalam situasi ketika masyarakat kesulitan memperoleh pangan, sekolah yang roboh, irigasi yang rusak dan kesehatan yang mahal, anggota DPRD malah mengusulkan hal-hal yang tidak substansial,” katanya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari pengalamannya ini, akhirnya PBNU melalui Lakpesdam NU membuat program “Forum Warga” yang mendidik anggota masyarakat untuk mengajukan usulan pengajuan anggaran sesuai dengan prioritas kebutuhan yang paling penting. Para pengugus Majelis Wakil Cabang (MWC) NU dilatih agar lebih faham anggaran. Forum bahtsul masail yang biasanya membahas masalah-masalah keagamaan juga membedah APBD.

Bagdja menjelaskan, reformasi yang dicita-citakan rakyat Indonesia bisa menghasilkan kesejahteraan dan keadilan ternyata sampai saat ini masih jauh panggang dari api. Berbagai pendekatan dalam bidang politik, ekonomi dan lainnya tak menghasilkan apa-apa.

“Pendekatan ekonomi yang terjadi adalah liberalisasi pasar dan privatisasi aset-aset negara,” terangnya

Ia berpendapat, dengan potensi kekayaan alam yang luar biasa, pemerintah belum mampu mengelola semuanya untuk kesejahteraan rakyat. “Anggaran negara hanya didasarkan pada tiga hal, yaitu pajak, menjual asset negara dan ngutang,” tandasnya.

Dalam situasi seperti ini, Bagdja berpendapat tinggal kekuatan sosial masyarakat, yang mengutamakan nilai-nilai moralitas yang akan mampu membawa perubahan yang lebih baik. (mkf)Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Pendidikan, Makam, Internasional PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Jumat, 03 November 2017

Fatayat NU Bondowoso Gelar Lomba Hadrah

Bondowoso, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pimpinan Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Bondowoso berkerjasama dengan Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bondowoso dan Majelis Taklim An Nahdhiyah Kabupaten Bondowoso akan mengadakan lomba Hadrah Perempuan dalam rangka Hari Kesatuan Gerakannya (HKG) dan Harlah Ke-66 Fatayat NU.

Fatayat NU Bondowoso Gelar Lomba Hadrah (Sumber Gambar : Nu Online)
Fatayat NU Bondowoso Gelar Lomba Hadrah (Sumber Gambar : Nu Online)

Fatayat NU Bondowoso Gelar Lomba Hadrah

Kegiatan tersebut akan dilaksanakan tada 11 April ini di Gedung Olahraga (GOR) Pelita Kabupaten Bondowoso. Peserta merupakan perwakilan dari masing-masing kecamatan yang jumlahnya ada 23 se-Kabupaten Bondowoso.

Ketua Fatayat NU Bondowoso Nurdiana Khalidah menjelaskan tujuan diadakan lomba ini adalah untuk memberikan pesan dan cara membaca Mahallul Qiyam dengan memakai hadrah yang benar, nyaman, dan khidmat.

"Selain untuk memunculkan kreatifitas, talenta di kalangan Fatayat," imbuhnya.

Ia berharap ada bacaan yang terstandarkan dengan polesan kreatifitas seni. Ia tidak menginginkan banyak yang lagunya enak, kreasi baru tapi sampai mengubah bacaan dan akhirnya mengubah arti dan memgurangi khidmat dalam membacanya. (Ade Nurwahyudi/Mukafi Niam)

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Humor Islam, Kiai PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Inilah Para Pemenang Kompetisi Penulisan Esai NU Online

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah?

Panitia Kompetisi Penulisan Esai PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah menetapkan juara satu sampai tiga berdasarakan penilaian para dewan juri di Jakarta Ahad (5/2). Keputusan kompetisi dibuka10 Oktober tahun lalu tersebut juga untuk peserta yang layak meraih juara harapan satu sampai tiga.?

Inilah Para Pemenang Kompetisi Penulisan Esai NU Online (Sumber Gambar : Nu Online)
Inilah Para Pemenang Kompetisi Penulisan Esai NU Online (Sumber Gambar : Nu Online)

Inilah Para Pemenang Kompetisi Penulisan Esai NU Online

Juara pertama adalah A. Syarif Yahya asal Temanggung (Jawa Tengah) dengan esai “Ngaji Toleransi di Kaki Bukit Watu Payung”.?

Juara kedua Rifqi Qowiyul Iman dari Lampung Utara (Lampung) dengan esai “Negara Kesatuan sebagai Hasil Ijtihad Kebangsaan (Menelisik Gagasan dan Pemikiran KH. A. Wahid Hasyim dalam Sidang BPUPKI)”.?

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Juara ketiga adalah Ngarjito Ardi Setyanto dari Yogyakarta dengan esai “Puisi Perdamaian dari Sang Nyai (Telaah Puisi-Puisi Masriyah Amva)”.?

Juara harapan satu diraih Irman Marzuki Siregar dari Medan (Sumatera Utara) dengan esai “Belajar Islam Damai dari Jarumahot Nasution dan Masyarakat Sipirok: Model Kerukunan Antarumat Beragama di Indonesia”.?

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Juara harapan dua diraih Siswanto dari Boyolali (Jawa Tengah) dengan tema “Tahlilan sebagai Tradisi Keagamaan dan Strategi Budaya dalam Perdamaian Warga”.?

Juara harapan ketiga adalah M. Fauzi Sukri dari Surakarta (Jawa tengah) dengan esai “Teologi Hukum dan Masa Depan Toleransi Iman”.?

Menurut Koordinator Panitia Kompetisi Penulisan Esai PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Muhammad Zunus, juara satu akan mendapatkan hadiah 5 juta rupiah. Juara kedua tiga juta rupiah. Sementara juara ketiga meraih dua juta rupiah. Adapun para juara harapan akan mendapatkan 1 juta rupiah.?

“Keputusan dewan juri tersebut bersifat mengikat dan tidak bisa diganggu gugat. Terima kasih kepada para peserta yang turut berpartisipasi pada kompetisi ini,” ungkapnya di kantor Redaksi PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jakarta, (6/2).

Sekadar diketahui, kompetisi esai ini mengangkat tiga tema besar yakni Islam Damai, Bhineka Tunggal Ika, dan Kewarganegaraan. Dari ketiga tema tersebut, para peserta dapat menuliskan seputar tokoh inspirasi, yang mengulas soal kiprah figur—baik populer maupun tidak—dalam perjuangan menciptakan perdamaian, mewujudkan harmoni dalam keberagaman, mendukung terciptanya hidup keberwarganegaraan yang sehat, dan lain-lain.

Kedua, peristiwa, meliputi sejarah atau kasus faktual yang menyinggung ketiga tema itu agar menjadi i‘tibar bagi masa depan Islam yang damai, berperadaban dengan kebhinnekaan, mendukung keadilan dalam hidup berbangsa dan bernegara, dan lain-lain. Ketiga, gagasan, yakni menyodorkan pandangan penulis seputar tiga tema tersebut, baik tentang temuan baru, langkah-langkah strategis, solusi alternatif, dan lain-lain. (Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Budaya, Meme Islam PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Jelang Lebaran, Khofifah Sambangi Rumah Tangga Miskin

Probolinggo,PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1436 H, Menteri Sosial (Mensos) RI Hj. Khofifah Indar Parawansa berkunjung ke sejumlah Rumah Tangga Miskin (RTM) di Desa Kalisalam Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo, Sabtu (11/7). Ia didampingi Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari dan anggota Komisi VIII DPR RI H. Hasan Aminuddin.

Jelang Lebaran, Khofifah Sambangi Rumah Tangga Miskin (Sumber Gambar : Nu Online)
Jelang Lebaran, Khofifah Sambangi Rumah Tangga Miskin (Sumber Gambar : Nu Online)

Jelang Lebaran, Khofifah Sambangi Rumah Tangga Miskin

Kunjungan ini dilakukan di sela-sela kegiatannya memantau ketersediaan beras yang ada di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) Subdivisi Regional Probolinggo. Tidak hanya sekedar berkunjung, dalam kesempatan tersebut Khofifah juga melakukan dialog terkait dengan bantuan-bantuan yang sudah diberikan oleh pemerintah melalui beberapa programnya.

“Semoga bantuan-bantuan yang sudah diberikan oleh pemerintah bisa memberikan manfaat untuk memenuhi kebutuhan hidup sehar-hari. Tetap semangat dan jangan mudah menyerah,” ujarnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sementara dalam kunjungannya ke gudang Bulog, Khofifah yang juga Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU ini melihat dari dekat ketersediaan beras menjelang Lebaran, termasuk juga melihat langsung kualitas beras untuk masyarakat miskin (raskin) di Kabupaten Probolinggo.

“Alhamdulillah, stok beras yang ada di Bulog Probolinggo saat ini mencapai 32 ribu ton. Artinya, stok ini cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang ada di Kabupaten Probolinggo selama sembilan bulan ke depan. Dengan kata lain, untuk kebutuhan lebaran saja sudah aman,” ungkapnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dalam kunjungan tersebut, Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) Muslimat NU ini juga mengecek fisik kualitas beras untuk masyarakat miskin (raskin). Tidak hanya mengecek, Khofifah juga mencium beras tersebut untuk mengetahui masih bagus atau sudah apek.

“Untuk saat ini, kualitas raskin yang ada disini sudah cukup bagus. Dengan kata lain, masyarakat miskin bisa mendapatkan beras yang layak untuk dikonsumsi bersama keluarga,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Humor Islam PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah