Selasa, 12 September 2017

Jalin Komunikasi, Mahfud MD Kunjungi PBNU

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Calon wakil presiden PKB Mahfud MD melakukan kunjungan ke gedung PBNU dan diterima oleh KH Said Aqil Siroj, Kamis (24/4).

Jalin Komunikasi, Mahfud MD Kunjungi PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Jalin Komunikasi, Mahfud MD Kunjungi PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Jalin Komunikasi, Mahfud MD Kunjungi PBNU

Mahfud menjelaskan, kunjungannya ke PBNU dalam rangka terus menjaga komunikasi dengan PBNU terkait dengan dinamika politik yang terus menghangat dalam pencarian mitra koalisi partai politik dan penentuan pasangan capres-cawapres.

“Sejauh ini, kami terus menjalin komunikasi dengan semua partai politik untuk membuka peluang koalisi,” tandasnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ia menegaskan, mendapat tawaran menjadi pasangan Aburizal Bakrie, capres Partai Golkar, tetapi karena partai berlambang beringin tersebut meminta jawaban cepat, sementara PKB masih membuka peluang dengan partai lain, maka ia mempersilahkan Golkar mencari mitra koalisi lain.

KH Said Aqil Siroj menjelaskan, PBNU turut mendukung dan mendoakan kadernya menjadi pemimpin bangsa.?

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ia juga menegaskan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar terus melakukan komunikasi dengan PBNU dalam penentuan kebijakan strategis pemilihan calon pemimpin nasional yang mempengaruhi masa depan bangsa Indonesia. (mukafi niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Pendidikan, Ulama, Makam PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ada Ludrukan di Raker ISNU Jombang

Jombang, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah 

Ada yang menarik saat kepengurusan ISNU Jombang masa khidmat 2012 – 2016 menyelenggarakan rapat kerja. Yakni diputarnya tayangan ludrukan yang nota bene sebagai salah satu ciri khas kota santri ini.

Ada Ludrukan di Raker ISNU Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)
Ada Ludrukan di Raker ISNU Jombang (Sumber Gambar : Nu Online)

Ada Ludrukan di Raker ISNU Jombang

Ludrukan adalah sebuah dialog khas Jombang yang sarat keakraban dan makna. Dan atas kreasi dari Ahmad Zainuddin, ludruk animasi karya PKBM Sanggar Belajar “Ya Latif” ini akan menjadi salah satu kontestan pada acara Literacy International Unesco Addis Abada di Ethiopia 24-28/3 yang akan datang.

Animasi ini sengaja diputar di hadapan peserta rapat kerja dan undangan untuk memberikan pesan bahwa telah ada karya positif dari salah seorang pengurus ISNU Jombang yang mampu berkiprah di dunia internasional. 

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ludrukan berjudul “rentenir” dengan durasi sekitar 25 menit ini membawa pesan tentang pentingnya semangat belajar bagi masyarakat kendati telah berusia lanjut. Dan kebetulan sang pembuat skenario, Guk Dien adalah koordinator seksi pendidikan dan peningkatan SDM di PC ISNU Jombang.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Tayangan ini juga menjadi suguhan yang cukup berbeda untuk kegiatan resmi di lingkungan NU. Apalagi kegiatan raker tersebut diselenggarakan di Pesantren Mamba’ul Ma’arif Denanyar. “Wah, ludruk masuk pesantren nih,” kata beberapa hadirin.

Rapat kerja ini dihadiri sejumlah undangan antara lain Wakil Bupati Jombang, Bapak Widjono, Pengasuh Pesantren Tebuireng KH Sholahuddin Wahid, Ketua PCNU Jombang, KH Isrofil Amar, dan Sekretaris PW ISNU Jawa Timur, Muhammad Dawud.

 Untuk kepengurusan PC ISNU Jombang berjumlah 83 yang meliputi pengurus harian, seksi ekonomi dan koperasi, social politik, perempuan, pertanian dan peternakan, hukum dan HAM, pendidikan dan peningkatan SDM, Humas dan penerbitan, keorganisasian serta kesehatan. 

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Syaifullah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Makam, Doa PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Minggu, 10 September 2017

Jangan Diam, Lawan Tudingan Kafir dengan Cara Ilmiah!

Pamekasan, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Tudingan kafir, bidah, syirik, dan sejenisnya, mesti direspon dengan kepala dingan. Jangan menyikapinya dengan tanggapan negatif pula. Namun, lawanlah dengan cara ilmiah.

Jangan Diam, Lawan Tudingan Kafir dengan Cara Ilmiah! (Sumber Gambar : Nu Online)
Jangan Diam, Lawan Tudingan Kafir dengan Cara Ilmiah! (Sumber Gambar : Nu Online)

Jangan Diam, Lawan Tudingan Kafir dengan Cara Ilmiah!

Demikian ditegaskan KH Marzuki Mustamar saat menjadi pemateri Dauroh Aswaja di halaman kantor PCNU di Jalan R Abb Azis Pamekasan, Ahad (22/1). Selain digagas oleh PCNU Pamekasan, acara tersebut melibatkan Pengurus Aswaja Center dan Pengurus MWCNU dari 13 kecamatan.

"Tiap kali kita dituding dengan penilaian negatif, jangan sekali-kali kita diam. Sebab, itu akan membuat mereka kian besar diri. Mereka yang suka mengafirkan atau membidahkan itu, harus diberi pelajaran dengan dalil naqliyah dan dalil aqliyah," tegas Kiai Marzuki di hadapan ribuan warga nadhliyin.

Dari prinsip itu, Pengasuh Pesantren Sabilurrosyad Malang ini menelorkan gagasan yang diabadikan ke dalam karya monumentalnya, kitab Muhtashor al-Muqtathofat li Ahlilbidayat. Kitab ini dibagikan secara gratis kepada peserta Dauroh Aswaja.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

"Semua amaliyah an-nahdliyah, diurai dalam kitab tersebut beserta dalil-dalilnya. Isinya tidak asal comot, tapi ada dasar autentiknya," tegas Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Timur ini.

Kitab tersebut menjadi salah satu rujukan utama dalam diskusi keagamaan di Indonesia. Bahkan, telah lama dikaji secara rutin di beberapa masjid di Kota Malang, tepatnya setiap Selasa pukul 19.00 bada shalat Isyak. Tidak hanya di satu tempat, jadwal rutin tersebut berjalan di seluruh Masjid Malang secara bergilir.

Ketika ditelusuri, kitab al-Muqtathofat menawarkan informasi mengenai keabsahan tradisi ubudiyah masyarakat secara syari. Dengan kata lain, buku ini memupuk kepercayaan masyarakat Muslim Indonesia secara umum, khususnya bagi kalangan nahdyiyin, bahwa tradisi ritual ubudiyyah seperti tahlilan, haul, upacara selatan kelahiran, ritual empat dan tujuh bulan kandungan, peringatan Maulid Nadi, qunut dan shalat, beserta yang lainnya, tidak melenceng dari akidah.

"Bahkan, termasuk bagian dari sunnah Nabi Rasulullah SAW," tukas Kiai Marzuki Mustamar.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Untuk diketahui, Dauroh Aswaja dihadiri para pengurus dan anggota lembaga, badan otonom, muslimat NU, para kiai dari ragam pesantren, pejabat, tokoh masyarakat, para pemuda, dan para pelajar se-Kabupaten Pamekasan. (Hairul Anam/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Budaya, Nahdlatul PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Wakil Bupati Malang Hadiri Pelantikan IPNU-IPPNU Gondanglegi

Malang, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pimpinan Anak Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) Kecamatan Gondanglegi resmi dilantik oleh Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabapaten Malang di Aula Gedung SMK Ganjaran, Gondanglegi, Malang, Kamis (1/7) siang.

Wakil Bupati Malang Hadiri Pelantikan IPNU-IPPNU Gondanglegi (Sumber Gambar : Nu Online)
Wakil Bupati Malang Hadiri Pelantikan IPNU-IPPNU Gondanglegi (Sumber Gambar : Nu Online)

Wakil Bupati Malang Hadiri Pelantikan IPNU-IPPNU Gondanglegi

Acara ? ini bertema Satukan Tekad, Satukan Tujuan menuju IPNU-IPPNU Hebat. Prosesi pelantikan untuk kepengurusan masa khidmat 2017-2019.berlangsung khiidmat.

Hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Kab.Malang HM Sanusi. Ketua MWC NU Gondanglegi KH. Ahmad Zain, Pengurus Anak Cabang GP Ansor Gondanglegi,Pengurus Anak Cabang Fatayat Gondanglegi, Hadir pula perwakilan muspika Kecamatan Gondanglegi, polsek dan kodim setempat.

HM Sanusi, menyampaikan rasa takjubnya kepada peserta yang sudah dilantik. Semoga dengan dilantiknya pengurus IPNU-IPPNU ini, bisa mewujudkan kader-kader NU yang militan dan bermanfaat untuk agama, bangsa dan negara.

Sanusi juga menambahkan, perjuangan para tokoh-tokoh Nahdaltul Ulama dulu adalah dalam menjalankan amar ma’ruf dan menjaga NKRI dengan penuh rasa yang ikhlas. “Semoga keikhlasan beliau-beliau tersebut bisa ditularkan kepada kader-kader IPNU-IPPNU ini. Amin,” harapnya.?

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ketua IPNU Gondanglegi Muhammad Fathoni mengatakan, pelantikan ini adalah awal dari perjuangan kader NU yang berkhidmat kepada nilai-nilai aswaja, sesuai dengan slogan “belajar, berjuang, bertaqwa”.?

“Sengaja kegiatan ini dilaksanakan di bulan Ramadhan, disamping hari libur sekolah juga mengambil faedah bulan yang penuh rahmat ini dengan kegiatan-kegiatan positif dan bermanfaat,” tambah Fatoni.?

Acara dilanjutkan dengan rapat kerja dan kegiatan-kegiatan islami yang dikemas dengan tema Pondok Rahmadhan Pelajar NU. Di antaranya seminar keaswajaan dan mengupas hari lahirnya Kesaktian Pancasila. (Ansori/Mukafi Niam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nahdlatul, Syariah, Kajian PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Peduli Aceh, GP Ansor Larangan Galang Bantuan di Jalan Ciledug

Kota Tangerang, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah - Belasan Aktivis GP Ansor Larangan Kota Tangerang menggelar aksi simpati dan sosial dengan menggalang bantuan dana untuk korban bencana gempa bumi di Aceh. Mereka menggalang dana dari pengguna jalan yang melintasi Jalan Ciledug Raya, Sabtu (10/12).

Ketua GP Ansor Larangan Qori Ayatullah mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dan rasa kemanusiaan terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa bumi di Aceh.

Peduli Aceh, GP Ansor Larangan Galang Bantuan di Jalan Ciledug (Sumber Gambar : Nu Online)
Peduli Aceh, GP Ansor Larangan Galang Bantuan di Jalan Ciledug (Sumber Gambar : Nu Online)

Peduli Aceh, GP Ansor Larangan Galang Bantuan di Jalan Ciledug

Aksi yang digelar di sepanjang Jalan Ciledug Raya ini mengajak para pengendara, penumpang kendaraan, dan masyarakat untuk berkontribusi dalam meringankan korban bencana alam di Aceh.

Alhamdulillah pada aksi simpatik ini terkumpul sejumlah uang, makanan, dan pakaian layak pakai. Hasil kegiatan akan kami salurkan melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim PBNU,” ujar Qori.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ke depan pihaknya menyatakan senantiasa siap siaga dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Ia mengajak agar kegiatan-kegiatan sosial ini bisa dilakukan oleh pengurus-pengurus Ansor lainnya baik ditingkat bawah maupun pusat sebagai bentuk kepedulian pemuda NU terhadap sesama. (Atho Al-Farhan/Alhafiz K)

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah AlaNu PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sabtu, 09 September 2017

Sempat Menolak Peserta, Kaderisasi Banser di Sukaresmi Diikuti 1160 Orang

Garut, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah?



Sebanyak 1160 orang mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Dasar XVIII dan Pendidikan Latihan Dasar (Diklatsar) Banser XIV yang dilaksanakan oleh Pimpinan Anak Cabang Ansor Sukaresmi di Pesantren Fauzan 1, Desa Sukaresmi, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Garut, mulai Jumat (18/8) ? hingga (20/8).

Sempat Menolak Peserta, Kaderisasi Banser di Sukaresmi Diikuti 1160 Orang (Sumber Gambar : Nu Online)
Sempat Menolak Peserta, Kaderisasi Banser di Sukaresmi Diikuti 1160 Orang (Sumber Gambar : Nu Online)

Sempat Menolak Peserta, Kaderisasi Banser di Sukaresmi Diikuti 1160 Orang

Ketua Ansor Kabupaten Garut R. Abdullah Badar mengatakan, dengan jumlah yang sebanyak itu, menjadikan PKD XVIII dan Diklatsar XIV kali ini adalah PKD dan Diklatsar dengan jumlah terbanyak se-Indonesia yang digelar tingkat Anak Cabang. "Ya, terbanyak. Lebih dari seribu. Luar biasa," katanya ditemui di lokasi acara.

Besarnya antusias dari peserta Diklatsar dan PKD, sehingga Rd. Abdullah Badar menginstruksikan agar peserta yang terlambat datang untuk berlapang dada mengikuti Diklatsar dan PKD tahun depan. Karena, jika diterima, maka jumlahnya akan mencapai 1500 lebih. Dan hal tersebut tidak akan efektif dalam proses kaderisasi. "Mohon maaf. Sudah ditutup. Saya mendengar ada beberapa dari wilayah lain yang akan ikut. Tapi sudah, lain kali aja," kata Badar.

Untuk memudahkan pembinaan, khususnya Diklatsar Banser, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok kecil. "Kami juga mengundang pelatih dari Kabupaten lain untuk membantu Diklatsar yang diadakan di sini," ujar Badar.

Badar melanjutkan, PKD dan Diklatsar kali ini sejatinya adalah rangkaian kaderisasi terakhir dalam periode tahun ini. "Tapi masih ada PAC yang akan melaksanakan Diklatsar, yaitu Kecamatan Limbangan. Namun, tanpa PKD," lanjutnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Terpantau di lapangan, hadir Ketua Umum PP Ansor Yaqut Cholil Qoumas, Komandan Balantas Satkornas Banser Abdullah Hafidz, Kepala Sekolah Ansor Jawa Barat H. Subhan Fahmi, Kasatkorwil Banser Jabar Yudi Nurcahyadi, dan hampir semua pengurus harian Ansor Kabupaten Garut. (Muhammad Salim/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ubudiyah, Lomba, Makam PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Gus Rozin Puji Bacaan Al-Qur’an Mantan Penyerang Persib

Bandung,PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ketua Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama KH Abdul Ghofarrozin memuji kefasihan bacaan Al-Qur’an mantan pemain Persib Bandung dan sempat memperkuat Timnas Indonesia, Zaenal Arif.

Gus Rozin Puji Bacaan Al-Qur’an Mantan Penyerang Persib (Sumber Gambar : Nu Online)
Gus Rozin Puji Bacaan Al-Qur’an Mantan Penyerang Persib (Sumber Gambar : Nu Online)

Gus Rozin Puji Bacaan Al-Qur’an Mantan Penyerang Persib

Sebagaimana diketahui, Zaenal Arif melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an pada Pembukaan Liga Santri Nusantara (LSN) 2017 di GOR Pajajaran, Kota Bandung, Senin malam (23/10).

Pada kesempatan itu, Zaenal tampih di hadapan Rais Syuriyah PWNU Jawa Barat KH Nuh Addawami dan Ketua PWNU Jawa Barat KH Hasan Nuri Hidayatullah, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil dan para santri yang merangkap pemain sepak bola Liga Santri.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Menurut kiai yang akrab disapa Gus Rozin, untuk ukuran mantan pesepak bola, bacaan Zaenal Arif patut diacungi jempol.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sebetulnya tidak heran jika Zaenal Arif fasih membaca Al-Qur’an. Ia sempat menjuarai perlombaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an saat menjadi santri di madrasah di Cikajang. Pada 1997, ia pernah mengikuti kegiatan itu, meskipun hanya menjuarai sekecamatan saja, tidak lolos ke tingkat kabupaten.

Pria yang kini sehari-hari menjadi Pegawai Negeri di Dinas Pajak kota Bandung itu juga pernah mengaji di Pesantren Riyadhus Solihin, Areng, Panarikan. (Abdullah Alawi)

   

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Hadits PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah