Senin, 17 Juli 2017

500 Anggota Banser Bantu Amankan Konferensi Ulama Internasional

Pekalongan, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Sebanyak 500 personil Baser gabungan dari Kota dan Kabupaten Pekalongan, Batang dan Pemalang selam tiga hari 27-29 Juli 2016 membantu kepolisian dan TNI amankan lokasi penyelenggaraan Konferensi ulama Internasional bela negara di Kota Pekalongan.

500 Anggota Banser Bantu Amankan Konferensi Ulama Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)
500 Anggota Banser Bantu Amankan Konferensi Ulama Internasional (Sumber Gambar : Nu Online)

500 Anggota Banser Bantu Amankan Konferensi Ulama Internasional

Pengerahan personil yang cukup besar ini dilakukan mengingat pelaksanaan kegiatan dibagi di tiga tempat, yakni Hotel Santika, Kanzus Sholawat dan Gedung Djunaid, apalagi ada delegasi peserta dari 39 negara yang hadir secara khusus pada event yang dihelat Jamiyah Ahlit Thariqah Al-Mutabarah An-Nahdliyah (JATMAN).

Komandan Banser Kota Pekalongan Maftuchin kepada PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengatakan, untuk membantu pengamanan tiga lokasi yang dibackup penuh dari kepolisian dan TNI, pihaknya bekerjasama dengan Banser Kabupaten Pekalongan, Batang dan Pemalang.

"Dari 500 personil Banser bertugas secara bergiliran di tiga titik lokasi yang dibagi dalam 3 shift selama tiga hari," ujar Maftuchin.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dikatakan, khusus untuk pengamanan di Hotel Santika, dari pihak kepolisian dan TNI dibantu alat khusus berupa security door di pintu masuk hotel. Pengetatan pengamanan, selain dengan penempatan personel berseragam dan berpakaian preman di sekitar lokasi, juga dengan langkah sterilisasi menggunakan ‘mirror detector’ dan ‘metal detector’. Pengamanan ketat ini dilakukan selama 24 jam, hingga perhelatan konferensi selesai, dan seluruh tamu undangan meninggalkan hotel.

Kapolres Pekalongan Kota AKBP Enriko Sugiharto Silalahi, melalui Kasat Sabhara AKP Ariakta Gagah Nugraha menjelaskan, sedikitnya ada 15 personel yang ditempatkan di hotel tersebut, mereka berpakaian seragam maupun preman.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Petugas juga melakukan sterilisasi bagi para pengunjung hotel, baik itu tamu, panitia, maupun umum. Para pengunjung dan barang bawaannya sebelum masuk terlebih dulu diperiksa menggunakan metal detector.

Ariakta menambahkan, pihaknya juga meminta bantuan Polda Jawa Tengah untuk mendatangkan dua unit ‘security door’ yang ditempatkan di depan pintu masuk baik di Hotel Santika maupun Gedung Djunaid. “Ini kita lakukan untuk menjamin keamanan pelaksanaan konferensi. Sterilisasi dilakukan terhadap panitia, tamu, maupun umum,” imbuh dia.

Penyelenggaraan even tingkat internasional membawa berkah tersendiri bagi masyarakat Kota Pekalongan. Pasalnya, tamu yang ribuan jumlahnya sebagian besar ditempatkan di rumah rumah penduduk di wilayah Pekalongan Selatan. Bagi warga yang rumahnya ditempati tamu selama acara berlangsung merupakan kebanggaan yang tidak bisa dihitung secara materi.?

"Ini suatu kebanggaan bagi kami dan masyarakat warga Buaran dan masyarakat Kota maupun Kabupaten Pekalongan, karena di samping bisa membantu menyediakan penginapan bagi tamu Habib Luthfi, juga mereka bisa beli oleh-oleh khas Pekalongan berupa batik untuk dibawa pulang usai acara," ujar Muhtarom. (Abdul Muiz/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Warta, Nahdlatul Ulama, Meme Islam PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Fajrul Falaakh, Mantan Ketua PBNU Meninggal Dunia

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Inna lillahi wa inna ilaihi ro’jiun. Mantan Ketua PBNU, ahli hukum tata negara HM. Fajrul Falaakh meninggal dunia di RS Harapan Kita, Jakarta, Rabu (12/2) hari ini, sekitar pukul 13.10 WIB. Jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Dato Tonggara No 8, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Fajrul Falaakh, Mantan Ketua PBNU Meninggal Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)
Fajrul Falaakh, Mantan Ketua PBNU Meninggal Dunia (Sumber Gambar : Nu Online)

Fajrul Falaakh, Mantan Ketua PBNU Meninggal Dunia

Informasi disampaikan adik Fajrul Falaakh, M Romahurmuzi melalui pesan singkat yang diterima PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Almarhum meninggal karena sakit dan sempat dirawat karena mengalami gagal ginjal.

Anggota Komisi Hukum Nasional itu lahir di Gresik Jawa Timur, tanggal 2 April 1959 silam. Ia bergelut di bidang ilmu hukum sejak menempuh pendidikan di? Fakultas Hukum UGM Yogyakarta. Ia juga sempat memperdalam ilmu hukum di Inggris dan Amerika Serikat.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Fajrul Falaakh menjadi anggota majelis Dewan Kehormatan Pusat Perhimpunan Advokat Indonesia (sejak 2008), dan anggota Komisi Hukum Nasional RI (sejak 2000). Ia juga memperoleh Satya Lencana Pengabdian 17 tahun dari Presiden RI tahun 2004.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Putra pendiri IPNU KH Tholchah Mansyur, kakak kandung Mantan Ketua Umum IPPNU Safira Rosa Machrusah itu masuk dalam kepengurusan NU di tingkat pusat pada periode kepengurusan KH Hasyim Muzadi, sebagai salah satu Ketua PBNU yang membidangi persoalan hukum.

Fajrul Falaakh dikenal anak-anak muda NU sebagai sosok senior yang mumpuni di bidang ilmu hukum dan tata negara. Menurut mantan Ketua Umum IPNU H Asrorun Niam, meski aktif di bidang akademis, Fajrul tetap selalu mendampingi anak muda NU dan para aktivis. Ia memberikan banyak informasi dalam persoalan hukum dan tata negara.

“Pada saat anak muda NU larut di dunia aktivis, beliau malah berkecimpung di dunia akademis. Beliau merupakan inspirasi zamannya. Kita tentunya merasa sangat kehilangan sosok yang mengayomi dan aktif mendampingi anak-anak muda,” kata Niam. (Anam)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nahdlatul Ulama, Pertandingan PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Minggu, 16 Juli 2017

GP Ansor Waykanan Keluarkan 9 Sikap Politik

Waykanan, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pada diklatsar dan PKD di Blambangan Umpu, Selasa (25/4), Gerakan Pemuda Ansor Waykanan menandatangani sembilan sikapnya menghadapi pemilu April mendatang. Sembilan poin ini menjadi pedoman politik kader GP Ansor dan Banser Waykanan.

GP Ansor Waykanan Keluarkan 9 Sikap Politik (Sumber Gambar : Nu Online)
GP Ansor Waykanan Keluarkan 9 Sikap Politik (Sumber Gambar : Nu Online)

GP Ansor Waykanan Keluarkan 9 Sikap Politik

Dalam Sembilan poin itu, GP Ansor Waykanan menyatakan, memegang teguh Khittah NU 1926, mengajak warga menciptakan perdamaian, mengawal dan mewujudkan Pemilu damai 2014, ? menjamin kebebasan hak asasi setiap anggota untuk menggunakan hak pilih sesuai kehendak hati, tidak memihak calon atau partai peserta Pemilu 2014.

Kecuali itu, GP Ansor Waykanan mengimbau kader dan warga menggunakan hak suaranya pada Pemilu 2014, mengharapkan kadernya untuk menjadi pemilih cerdas, memilih caleg berdasarkan rekam jejak dan kapasitasnya, mengimbau warga menjaga persatuan, kesatuan dan keutuhan NKRI, dan mengimbau kader dan warga menolak politik uang demi menciptakan Pemilu 2014 yang bersih.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ketua PC GP Ansor Waykanan mengatakan, “GP Ansor sebagai elemen kepemudaan perlu terlibat konkret dalam Pemilu ini, sebagai bagian pengawalan jalannya demokrasi di NKRI.”

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sembilan sikap ini merupakan nota kesepahaman antara GP Ansor dan KPU Waykanan di pesantren Roudhotul Mutaqin. (Gatot Arifianto/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Makam PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Jumat, 14 Juli 2017

Yang Bertempur Lawan Tentara Inggris itu Berkopiah dan Bersarung

Trenggalek, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pondok Pesantren Qomarul Hidayah (PPQH) —salah satu pesantren tertua di Trenggalek— menggelar Bincang Santai Nasionalisme Kaum Santri, Ahad (19/11). Kegiatan bertempat di aula PPQH II Tugu, Trenggalek, Bincang Santai mengambil tajuk Nasionalisme Religius Kaum Santri, Meneguhkan Kecintaan Kepada NKRI.



Yang Bertempur Lawan Tentara Inggris itu Berkopiah dan Bersarung (Sumber Gambar : Nu Online)
Yang Bertempur Lawan Tentara Inggris itu Berkopiah dan Bersarung (Sumber Gambar : Nu Online)

Yang Bertempur Lawan Tentara Inggris itu Berkopiah dan Bersarung

Bincang Santai yang diikuti seratusan santri dan banom NU Trenggalek menghadirkan Rijal Mumazziq Z, Ketua Lembaga Talif wan Nasyr (LTN) PCNU Surabaya, dan Dosen UIN Maliki Malang Misbahus Surur.

Dengan selingan humor khas santri, Gus Rijal bercerita panjang lebar mengenai perjuangan para santri dan kiai dalam pertempuran November di Surabaya, karena adanya fatwa Resolusi Jihad dari Hadratussyaikh Hasyim Asyari.

"Jadi, jangan dikira yang bertempur melawan tentara Inggris itu berpakaian doreng bersenjata lengkap, gagah, seperti di film Rambo. Tapi (yang bertempur itu) mereka yang memakai sarung dan kopiah, dengan senjata seadanya," tutur Gus Rijal.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sementara Surur memaparkan tentang kebhinekaan dan sifat toleran yang menjadi karakter masyarakat nusantara sejak sebelum Islam datang.

Selepas acara, Ketua Panitia, Gus Mahbub Cholil (Gus Abub) mengatakan kegiatan Bincang Santai tersebut merupakan agenda awal sebelum diadakan pelatihan jurnalistik santri.

"Santri Trenggalek harus menguasai jurnalistik untuk menghadapi propaganda dari media-media radikal dan intoleran yang merongrong NKRI," tutur Gus Abub. (Androw Dzulfikar/Kendi Setiawan)

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Pendidikan PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kamis, 13 Juli 2017

Kang Said Ngaji Tasawuf di PBNU

Jakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar pengajian tasawuf di kantor lantai lima, samping beranda PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Jalan Kramat Raya 164, Jakarta Pusat, Senin (7/1) malam. Pengajian Tasawuf ini diasuh langsung oleh Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj dan selanjutnya direncanakan rutin setiap Senin pukul 16.00 WIB di tempat yang sama.

Kang Said Ngaji Tasawuf di PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Kang Said Ngaji Tasawuf di PBNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Kang Said Ngaji Tasawuf di PBNU

Pembukaan pengajian tasawuf berlangsung mulai ba’da Magrib hingga pukul 20.30. Pengajian diikuti oleh sedikitnya lima puluh dua orang. Mereka terdiri dari pengurus pusat seluruh lembaga, lajnah,dan badan otonom NU.

Sementara pengajian Tasawuf ini mengambil Disertasi Doktoral KH. Said Aqil Siroj sebagai materinya. Disertasi tersebut berbahasa Arab. Layalaknya di pesantren yang mengaji kitab kuning, Kang Said membacakan disertasinya kalimat perkalimat.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dalam pengajian perdana, Kang Said membahas pertama kali asal usul kata ‘sufi’. Perdebatan para ulama terkait asal kata ‘sufi’, mengambil banyak halaman dalam disertasinya. Sedikitnya, Kang Said memasukkan sejumlah pendapat ulama salaf, khalaf, maupun karya orientalis terjemahan Arab terkait akar kata ‘sufi’ dalam disertasinya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Saat pengajian berlangsung, Kang Said pun membutuhkan spidol dan papan tulis yang terbuat dari kertas. Kang Said berulang kali bangun dari kursinya untuk menulis kata dasar ‘sufi’. Tidak jarang, dia melafalkan akar kata ‘sufi’ dengan metode ilmu Shorof yang dahulu pernah dipelajarinya di pesantren.

Meskipun pembahasan materi kajian cukup mendalam, Kang Said membawakan pengajiannya dengan gaya yang santai. Dia kerap kali membuat kejutan-kejutan yang membuat tertawa para hadirin. Sesekali sindiran tajam untuk seseorang yang berperilaku sombong dan keakuan yang tinggi, dihadirkan dalam bentuk humor keseharian masyarakat Indonesia. Meskipun dengan cara humor, peserta pengajian dapat menangkap substansi penyampaian Kang Said.

Redaktur: A. Khoirul Anam

Penulis ? ? : Alhafiz Kurniawan

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah News, Habib PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Selasa, 11 Juli 2017

Puluhan Naskah Kuno Masjid Agung Solo Dimamah Rayap

Solo,PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Ketua Takmir Masjid Agung Solo, Slamet Aby mengemukakan puluhan naskah kuno yang tersimpan di Masjid Agung Solo, Jawa Tengah rusak lantaran dimamah rayap. Naskah yang tak ternilai harganya itu harus segera ditangani.

Puluhan Naskah Kuno Masjid Agung Solo Dimamah Rayap (Sumber Gambar : Nu Online)
Puluhan Naskah Kuno Masjid Agung Solo Dimamah Rayap (Sumber Gambar : Nu Online)

Puluhan Naskah Kuno Masjid Agung Solo Dimamah Rayap

Naskah Kuno tersebut di antaranya kitab bertuliskan huruf arab gundul peninggalan dari zaman Paku Buwono (PB) X dan Pamulangan (madrasah) Mambaul Ulum.

“Kebanyakan rusak parah lantaran dimakan rayap,” ujar Slamet Aby, saat sejumlah tim dari DPRD Solo mengadakan tinjauan ke perpustakaan Masjid Agung, Senin (17/11).

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Aby menambahkan, kerusakan ini juga terjadi karena minimnya perawatan. “Saat ini hanya ada tiga mahasiswa dari IAIN Surakarta yang menjaga dan merawat kitab semampu mereka,” ungkapnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Surakarta Umar Hasyim mengatakan pihaknya akan mengupayakan penyelamatan kitab ini. “Kitab-kitab bersejarah ini harus diselamatkan. Kami akan berjuang supaya perpustakaan Masjid Agung ini mendapatkan bantuan dana hibah dari APBD,” paparnya.

Selanjutnya, langkah yang akan dilakukan yakni mendata naskah kuno tersebut, untuk kemudian dalam waktu dekat juga akan dibuatkan tempat khusus untuk menyimpannya. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Warta, Tegal PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

LTN Pringsewu Dirikan Lembaga Pendidikan IT

Pringsewu, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Dalam rangka meningkatkan kemampuan para generasi muda dalam dunia informasi dan teknologi, LTN NU Pringsewu merasa terpanggil untuk membuat sebuah wadah yang menjadi tempat pendidikan dan pelatihan untuk mengasah potensi generasi muda dalam menatap masa depan yang lebih cerah.

LTN Pringsewu Dirikan Lembaga Pendidikan IT (Sumber Gambar : Nu Online)
LTN Pringsewu Dirikan Lembaga Pendidikan IT (Sumber Gambar : Nu Online)

LTN Pringsewu Dirikan Lembaga Pendidikan IT

Merealisasikan hal tersebut LTN NU Pringsewu, mendirikan sebuah lembaga pendidikan dan pelatihan yang diberi nama LPP Lintang Terang Nusantara. Dalam lembaga ini para kader muda akan dididik dan dilatih berbagai keterampilan di bidang komputer yang meliputi web programming seperti Visual Basic, Foxpro, Flash, Photoshop, Corel dan berbagai keterampilan di bidang teknologi.

Ide pendirian lembaga ini tercetus setelah merespon animo para peserta workshop IT yang cukup tinggi. Seperti diketahui LTN NU Pringsewu telah menggelar workshop Kupas Tuntas IT Berbasis Internet yang diikuti oleh 250 peserta di Gedung NU Pringsewu selama 2 hari (12-13/06/2013)

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Menurut Mustanir, ketua LTN NU Pringsewu, lembaga ini akan dikelola secara profesional dengan tenaga tenaga pendidik yang kompeten dibidangnya. Mengambil lokasi di kompleks Pesantren Mambaul Hisan yang cukup strategis di pusat kota Pringsewu serta dekat dengan STMIK Pringsewu, lembaga ini diharapkan dapat terus berkembang dengan pesat mengikuti perkembangan zaman yang kian cepat. 

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Redaktur    : Mukafi Niam

Kontributor: Muhammad Faizin 

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Berita, Nasional PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah