Selasa, 07 Februari 2017

Harlah, Pelajar NU Ponorogo Ikuti Lomba Paduan Suara Mars IPNU-IPPNU

Ponorogo, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar NU (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri NU (IPPNU) Ponorogo, Jawa Timur, menggelar lomba Paduan Suara lagu mars IPNU-IPPNU yang diikuti oleh Pimpinan Anak Cabang, Pengurus Ranting dan Pengurus Komisariat se-Ponorogo. Acara ini merupakan salah satu rangkaian peringatan Harlah IPNU ke-63 dan IPPNU ke-62.

Lomba paduan suara digelar Ahad (12/3) pagi mulai pukul 08.00 bertempat di aula MI Maarif Ngrupit, Jenangan, Ponorogo. Sebanyak 17 grup paduan suara turut berpartisipasi dalam lomba ini.

Harlah, Pelajar NU Ponorogo Ikuti Lomba Paduan Suara Mars IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)
Harlah, Pelajar NU Ponorogo Ikuti Lomba Paduan Suara Mars IPNU-IPPNU (Sumber Gambar : Nu Online)

Harlah, Pelajar NU Ponorogo Ikuti Lomba Paduan Suara Mars IPNU-IPPNU

Lagu mars yang dilombakan adalah mars IPNU yang diciptakan Moh. Shomury W, dan mars IPNU ciptaan Mahbub Junaidi serta Mochtar Embut. Peserta lomba juga membawakan satu lagu daerah dengan judul bebas.

Sementara, aspek penilaian pada lomba ini meliputi aspek intonasi, suara dan keseriusan partitur.?

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ketua IPPNU Ponorogo Iffatul Wahidah mengatakan lomba paduan suara ini digelar sebagai salah satu wadah untuk memperkuat tali silaturrahim di semua tingkat pimpinan.?

Dia berharap lomba ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi belaka, melainkan juga sebagai sarana pembelajaran bersama.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

"Karena lagu mars ini juga bagian dari komponen organisasi yang wajib dikuasai semua kader IPNU-IPPNU. Maka kegiatan ini kita adakan ? sebagai wadah kompetisi untk belajar dan peningkatan kualitas kader dalam berorganisasi khususnya dalam hal bidang suara," jelas Iffa kepada PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah.

Sementara itu, dewan juri lomba memutuskan beberapa grup tampil sebagai juara dalam lomba paduan suara memperingati hari lahir (Harlah) IPNU-IPPNU Ponorogo.?

Berikut ini nama-nama grup yang tampil sebagai juara dan berhak mendapatkan Hadiah dari IPNU-IPPNU:

Juara I: PAC IPNU-IPPNU Mlarak?

Juara II: PAC IPNU-IPPNU Kauman?

Juara II: PAC IPNU-IPPNU Sukorejo?

Juara Harapan I: PAC IPNU-IPPNU Babadan

Juara Harapan II: PAC IPNU-IPPNU Sukorejo

(Zaenal Faizin/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah AlaSantri, Humor Islam PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Senin, 06 Februari 2017

Bupati Dompu Buka Kick Off LSN Region III NTB

Dompu, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Kick off Liga Santri Nusantara Region NTB III yang meliputi Bima, dan Dompu telah berlangsung Senin (5/9) di Lapangan Pantapaju, Dompu.? Pada acara pembukaan Kick off LSN Region NTB III ini dibuka langsung oleh Bupati Dompu, H. Bambang Yasin. Beserta panitia LSN Region NTB III.

Bupati Dompu Buka Kick Off LSN Region III NTB (Sumber Gambar : Nu Online)
Bupati Dompu Buka Kick Off LSN Region III NTB (Sumber Gambar : Nu Online)

Bupati Dompu Buka Kick Off LSN Region III NTB

Dalam sambutannya Bupati Dompu, berharap Liga Santri menjadi Kalender Nasional oleh Menteri Pemuda dan Olahraga. Di samping itu, Bambang Yasin juga berharap dengan digelarnya LSN ini, bisa menjadi wadah santri untuk menjaga kesehatan raganya, sedangkan pembangunan jiwa dilakukan di pesantren.

“Dengan digelarnya Liga Santri Nusantara ini, kita berharap bisa menjadi alat untuk membangun raga para santri melalui olahraga, dan pembangunan jiwa santri melalui pengetahuan agama di pesantren,” harapnya.

Tak kalah pentingnya tambah Bupati Dompu ini, Liga Santri ini harus menjadi contoh dalam membangun kemajuan olahraga khususnya Kabupaten Dompu. “Ini harus menjadi contoh untuk membangun kembali olahraga Dompu, dan umumnya Kepulauan Sumbawa,” tegasnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Bupati juga berharap dengan perhelatan LSN, dapat melahirkan generasi pemain yang memilik skil dan sikap amanah sehingga bisa menjadi nilai lebih dari pembinaan olahraga sepakbola yang lain. “Untuk anak-anak santri yang bermain junjung tinggi sportivitas,” pesannya.

Menurut Suprtaman Ketua Panitia LSN NTB III, pada Liga Santri Nusantara Region NTB III ini diiuti oleh 24 pondok pesantren. 5 pesantren dari Kecamatan Manggelewa, 2 pesantren dari Kecamatan Wuja, 4 pesantren dari Kecamatan Pekat, 1 dari Kecamatan Hu’u, dan Kecamatan Pajo juga diwakili 1 pesantren.

Hadir pula dalam Kickoff LSN NTB III ini, Wakil Ketua DPRD Dompu M. Amin, Sekjen PKB NTB Akhdiyansyah, Kepala Dishubkominfo Syarifudin ST, Camat Pajo, H. Ibrahim, Pimpinan BRI Munta Rully. (Red: Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nasional, Sholawat PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kamis, 02 Februari 2017

Peduli Aceh, GP Ansor Larangan Galang Bantuan di Jalan Ciledug

Kota Tangerang, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah - Belasan Aktivis GP Ansor Larangan Kota Tangerang menggelar aksi simpati dan sosial dengan menggalang bantuan dana untuk korban bencana gempa bumi di Aceh. Mereka menggalang dana dari pengguna jalan yang melintasi Jalan Ciledug Raya, Sabtu (10/12).

Ketua GP Ansor Larangan Qori Ayatullah mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dan rasa kemanusiaan terhadap saudara-saudara kita yang terkena musibah gempa bumi di Aceh.

Peduli Aceh, GP Ansor Larangan Galang Bantuan di Jalan Ciledug (Sumber Gambar : Nu Online)
Peduli Aceh, GP Ansor Larangan Galang Bantuan di Jalan Ciledug (Sumber Gambar : Nu Online)

Peduli Aceh, GP Ansor Larangan Galang Bantuan di Jalan Ciledug

Aksi yang digelar di sepanjang Jalan Ciledug Raya ini mengajak para pengendara, penumpang kendaraan, dan masyarakat untuk berkontribusi dalam meringankan korban bencana alam di Aceh.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Alhamdulillah pada aksi simpatik ini terkumpul sejumlah uang, makanan, dan pakaian layak pakai. Hasil kegiatan akan kami salurkan melalui Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim PBNU,” ujar Qori.

Ke depan pihaknya menyatakan senantiasa siap siaga dalam berbagai kegiatan kemanusiaan. Ia mengajak agar kegiatan-kegiatan sosial ini bisa dilakukan oleh pengurus-pengurus Ansor lainnya baik ditingkat bawah maupun pusat sebagai bentuk kepedulian pemuda NU terhadap sesama. (Atho Al-Farhan/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Ubudiyah, Aswaja PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Rabu, 01 Februari 2017

PMII Solo Salurkan Bantuan Banjir Pati

Solo, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Setelah sebelumnya mengadakan penggalangan dana, keluarga besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) kota Solo berencana hari ini menyerahkan bantuan yang sudah terkumpul sementara untuk korban banjir di daerah Pati dan sekitarnya. Bantuan diserahkan kepada Posko Bencana PCNU Pati.

PMII Solo Salurkan Bantuan Banjir Pati (Sumber Gambar : Nu Online)
PMII Solo Salurkan Bantuan Banjir Pati (Sumber Gambar : Nu Online)

PMII Solo Salurkan Bantuan Banjir Pati

Seorang relawan dari PMII Solo Tohar Muhlasin mengatakan, bantuan yang akan diserahkan berupa uang. Dana itu merupakan sumbangan anggota dan alumni PMII Solo.

“Selain dari warga PMII sendiri, beberapa hari lalu kami juga menggalang dana dari masyarakat, dengan membuat kotak bantuan untuk korban bencana,” jelas Tohar, Senin (27/1).

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Tohar menambahkan, PMII Solo hingga saat ini masih membuka kesempatan bagi para donatur untuk ikut membantu meringankan para korban. Aksi ini menjadi bentuk kepedulian PMII Solo untuk para korban musibah banjir.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Bantuan boleh berupa uang, baju layak pakai, makanan, dan lain sebagainya. Untuk yang mau ikut membantu bisa menghubungi panitia relawan PMII Solo (085728338385), tandas Tohar. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah News, Pendidikan PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kamis, 26 Januari 2017

Peserta Silatnas Gerakan Ayo Mondok Ngaji Jaringan Ulama Nusantara

Pasuruan, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah - Usai perhelatan Muktamar Ke-33 NU di Jombang, Islam Nusantara menjadi pembicaraan di berbagai forum. Bahkan dunia internasional turut mengapresiasi keberadaan Islam khas Indonesia tersebut. Islam Nusantara mengedepankan jejaring ulama.

"Islam Nusantara adalah menghidupkan semangat silaturahmi, toleran, akan tetapi berani tegas pada kemungkaran," kata penulis buku Masterpiece Islam Nusantara Zainul Milal Bizawie, Sabtu (14/5).

Peserta Silatnas Gerakan Ayo Mondok Ngaji Jaringan Ulama Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)
Peserta Silatnas Gerakan Ayo Mondok Ngaji Jaringan Ulama Nusantara (Sumber Gambar : Nu Online)

Peserta Silatnas Gerakan Ayo Mondok Ngaji Jaringan Ulama Nusantara

Menurut Milal, Silaturahmi Nasional Gerakan Ayo Mondok yang digagas Rabithah Maahid Islamiyah (RMI) NU adalah mengulang kembali bagaimana ulama Nusantara membangun jejaring keilmuan dan potensi di masa lalu. "Silatnas adalah pengulangan untuk saling bertemu dan mengirimkan energi positif pegiat pesantren," katanya.

Baginya, kegiatan ini menghidupkan kembali semangat spiritualitas yang pernah hendak dipatahkan para penjajah. "Karena dari transmisi intelektualitas dan spiritualitas akhirnya Islam Nusantara bisa bertahan dan menjadi kekuatan yang diperhitungkan," katanya saat live di salah satu TV swasta.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Ketua PP RMI NU KH Abdul Ghafar Rozin mengapresiasi buku karya Zainul Milal ini. "Sudah saatnya fakta sejarah terkait kiprah para ulama ditulis dalam bentuk buku, bukan semata mitos," kata Gus Rozin.

Salah seorang penulis Munawir Aziz mengemukakan bahwa nilai lebih dari jejaring pesantren adalah komitmennya pada Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Hal tersebut terejawantah dalam lagu hubbul wathan minal iman," kata pembanding dari bedah buku tersebut.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Dengan keberadaan pesantren yang mencapai tiga ribu lebih, dan jutaan santri yang ada di dalamnya, komitmen keindonesiaan pesantren sangat tinggi. "Kalau pesantren mengajarkan terorisme, tidak akan ada NKRI," ungkapnya yang disambut aplaus hadirin.

Bedah buku Masterpiece Islam Nusantara: Sanad dan Jejaring Ulama-Santri (1830-1945) yang dipandu Yulia Kamila tersebut berlangsung meriah. Ratusan gus dan ning serta peserta Silatnas Gerakan Ayo Mondok memadati pendopo Candra Wilwatikta. Antusias peserta kian tinggi lantaran panitia menyediakan buku gratis bagi lima penanya terbaik. (Ibnu Nawawi/Alhafiz K)Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Tegal PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Pesantren Harus Mampu Bangun Fasilitas Kesehatan

Yogyakarta, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Pesantren merupakan tempat untuk mendidik santri agar memiliki jiwa mandiri. Kesehatan santri dalam menuntut ilmu menjadi persoalan penting untuk menunjang kemandirian tersebut. Seperti menjaga kebersihan kamar mandi, lingkungan pesantren, dan meningkatkan pola hidup sehat. Karena itu, selain menjaga kebersihan, pesantren masa depan harus mampu membangun fasilitas kesehatan atau medis.

Demikian diungkapkan oleh KH. M. Sirodjan Muniro, AR, Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Haromain, Taruban Kulon, Sentolo, Kulon Progo, Yogyakarta di sela-sela acara pengobatan gratis yang diselenggarakan oleh Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Ahad, (25/1).  

Pesantren Harus Mampu Bangun Fasilitas Kesehatan (Sumber Gambar : Nu Online)
Pesantren Harus Mampu Bangun Fasilitas Kesehatan (Sumber Gambar : Nu Online)

Pesantren Harus Mampu Bangun Fasilitas Kesehatan

“Membangun saja sebenarnya tidaklah cukup, tetapi juga harus ada yang mengelola, termasuk tenaga medis,” ucapnya.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Kiai Sirodjan menerangkan, di pesantren ini dulu pernah mendapat bantuan fasilitas kesehatan dari pemerintah pusat, tapi karena tidak ada yang mengelola akhirnya mangkrak. Upaya untuk membangun fasilitas medis ini, tambahnya, akan memperkuat peran pesantren di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu memberikan pelayanan kesehatan. 

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Bakti sosial LKNU DIY bekerja sama dengan Persatuan Dokter Gigi Indoneisia (PDGI) ini memberikan penyuluhan kepada santri tentang pola hidup bersih dan sehat.

Kegiatan ini mampu mengundang ratusan santri dan warga masyarakat sekitar pesantren. Mereka mendapat penyuluhan kesehatan, berkonsultasi dan memeriksakan kesehatan gigi, serta bagaimana menggosok gigi secara baik dan benar. (Joko/Fathoni)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Amalan, Khutbah PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Minggu, 22 Januari 2017

Desain Lokasi Munas dan Konbes NU 2017 di Lombok Dimatangkan

Lombok, PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah - Panita Daerah Munas Alim Ulama dan Konbes NU 2017 mulai mematangkan sejumlah persiapan. Mereka mendesain ruangan setiap lokasi.

Pihak panitia juga bersinergi dengan beberapa pemegang kepentingan seperti Darem 162 NTB, Satpol PP, Dishub, dan polisi. GM Angkasa Pura 1 NTB sudah siap pasang stan dan spanduk di beberapa titik strategis baik di dalam maupun di luar bandara Internasional Lombok.

Desain Lokasi Munas dan Konbes NU 2017 di Lombok Dimatangkan (Sumber Gambar : Nu Online)
Desain Lokasi Munas dan Konbes NU 2017 di Lombok Dimatangkan (Sumber Gambar : Nu Online)

Desain Lokasi Munas dan Konbes NU 2017 di Lombok Dimatangkan

Presiden Jokowi juga dijadwalkan akan hadir.

Demikian disampaikan Ketua Panitia Daerah Munas dan Konbes NU 2017 Lalu Winengan M Yunus pada rapat bersama semua seksi di kediaman H Mahdan, Desa Gerung Selatan Kecamatan Gerung, Lombok Barat, Selasa (3/10).

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Winengan juga menambahkan, bazar dan panitia shalawat badar menjadi pemeriah acara besar kedua NU setelah muktamar ini.

Pada rapat ini setiap seksi melaporkan hasil rapat internalnya di antaranya seksi acara. Bq Mulinah merencanakan pembacaan shalawat akan dimeriahkan oleh 7000 santri dan pelajar se-pulau Lombok.

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah

Persiapan ini diadakan dalam rangka antara lain menyambut perjalanan Presiden Jokowi dari pendopo gubernur menuju Islamic Center yang menjadi pusat pembukaan Munas dan Konbes NU.

Jokowi akan menggunakan mobil terbuka menuju lokasi pembukaan agar bisa menyapa 7000 pelajar dan santri yang melantukan shalawat. Seksi-seksi lain melaporkan persiapan masing-masing.

Tampak hadir Ketua PWNU NTB dan para tuan rumah di antaranya Pengasuh Pesantren Al-Halimy, Sesele, Lombok Barat, Tgh Munajib Khalid, Hj Wartiah Pesantren Nurul Islam Sekarbele Kota Mataram, Tgh Halisussabri Pesantren Darul Quran, dan puluhan panitia daerah (Hadi/Alhafiz K)

Dari Nu Online: nu.or.id

PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah Cerita, Pondok Pesantren PP Muhammadiyah - Pimpinan Pusat Muhammadiyah